news

Disambut Jokowi di Istana, Paus Fransiskus Bertemu Prabowo dan Berpidato Tentang Kerukunan, Kemajemukan, dan Perdamaian

Rabu, 4 September 2024 | 11:58 WIB
Paus Fransiskus Disambut Jokowi di Istana dan Bertemu Prabowo (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

INSIBERNEWS - Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan kemarin telah sampai di Indonesia, pada Selasa (3/9/2024).

Paus Fransiskus datang ke Indonesia dalam rangka perjalanan Apostolik, mengunjungi berbagai komunitas Gereja Katolik yang ada di seluruh dunia.

Pada hari Rabu (4/9/2024), Paus Fransiskus bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana dan menyampaikan rasa terima kasih atas undangan serta sambutan hangat yang diterima dirinya sejak tiba di Tanah Air.

Baca Juga: Bukan Mobil Mewah, Paus Fransiskus Naik Innova Zenix Pelat SCV1 Selama Kunjungan di Indonesia

Tak hanya, itu Paus Fransiskus juga bertemu dan menyapa Presiden terpilih Prabowo Subianto yang hadir disana.

Paus Fransiskus membahas soal kerukunan, dan memuji semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Paus mengatakan semboyan itu menggambarkan persatuan di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa.

Dalam bahasa Italia, Paus Fransiskus mengatakan, "Kerukunan di dalam perbedaan dicapai ketika perspektif-perspektif tertentu mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan bersama dari semua orang dan ketika seluruh kelompok suku dan agama bertindak dalam semangat persaudaraan,".

Baca Juga: Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Salah Satunya Pergi ke Masjid Istiqlal

Ucapan Paus diterjemahkan oleh penerjemah sebagaimana ditayangkan dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu (4/9/2024).

Paus juga mengatakan jika orang-orang yang memiliki peran politik, memiliki tanggung jawab lebih dalam memperjuangkan dan menjaga kerukunan, serta persamaan rasa hormat atas hak-hak dasar manusia.

"Solidaritas dan upaya mencapai perdamaian baik di dalam masyarakat maupun dengan bangsa-bangsa lain untuk memperkuat kerukunan yang damai dan berbuah yang menjamin perdamaian dan menyatukan upaya menghapus ketimpangan dan penderitaan di berbagai wilayah negara" katanya.

Baca Juga: Raffi Ahmad Jadi Makelar Jabatan? Begini Respon dan Penjelasannya

"Gereja Katolik berkeinginan untuk meningkatkan dialog antaragama. Dengan cara ini, prasangka dapat dihapus dan suasana saling menghargai dan saling percaya dapat tumbuh," tambahnya.

Tags

Terkini