news

Cegah Penyebaran Wabah Monkeypox Di Indonesia, Pemerintah Adakan Vaksin nya

Jumat, 30 Agustus 2024 | 11:58 WIB
Monkeypox atau Cacar Monyet (Foto : The Daily Beast)

INSIBERNEWS - Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit menular yang di sebabkan oleh virus cacar dari monyet atau sejumlah hewan yang terinfeksi. 

Di Indonesia sendiri sudah tercatat 88 kasus terdeteksi. Gejala ini mirip dengan cacar biasa, gejala awalnya akan meliputi demam, sakit kepala, nyeri badan, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Setelah beberapa hari akan timbul ruam pada kulit yang kemudian berkembang menjadi lesi dan akhirnya mengelupas. 

Baca Juga: Reaksi Kiki Eks CJR yang Sempat Dihujat Netizen Karena Bikin Konten Parodi Pasangan Kaesang dan Erina Gudono

Wabah Monkeypox sudah menjadi isu kesehatan global yang mendapatkan penanganan serius dari berbagai negara, khususnya Indonesia. 

Dalam menyikapi kasus cacar monyet ini Pemerintah, Kementerian Kesehatan mengatakan kasus Wabah Monkeypox ini telah ada sejak tahun 2022 - 2024 sebanyak 88 kasus. Diantaranya 74 kasus di tahun 2022 sampai 2023 dan 14 kasus di tahun 2024.

Baca Juga: Cara Membangun Relasi Interpersonal yang Kuat dan Berkelanjutan

Pemerintah menyatakan akan mengadakan vaksin untuk monkeypox ini sebanyak 1.600 dosis. Tujuannya untuk mencegah penularan cacar tersebut. Namun untuk jumlah vaksinasi nya masih terbatas. 

“Vaksin mpox saat ini masih terbatas dan digunakan pada sasaran prioritas di daerah yang dilaporkan adanya kasus. Khusus di Bali, karena akan ada pertemuan internasional, Indonesia-Africa Forum (IAF), dimana ada beberapa peserta dari daerah terjangkit maka ada upaya mitigasi risiko,” Ungkap Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI dr Prima Yosephine dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat (30/8/2024). 

Baca Juga: Menangis! Nikita Mirzani Ungkap Merasa Hancur Setelah Tau Tentang Isu Kehamilan Lolly

Dengan adanya langkah preventif dari pemerintah melalui penyediaan vaksin monkeypox, diharapkan penyebaran wabah ini dapat terkendali, terutama di wilayah-wilayah yang telah melaporkan kasus.

Meskipun vaksin masih terbatas, upaya ini merupakan langkah awal yang penting untuk melindungi masyarakat dari risiko penularan lebih lanjut.

Baca Juga: Dua Minggu Sesudah Menikah, Tiktokers Shella Selpi Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ovarium

Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi dan siap meningkatkan kapasitas vaksinasi jika diperlukan, guna memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Tags

Terkini