INSIBERNEWS - Penyanyi Nadin Amizah ungkap keresahan para musisi dilarang menampilkan 'peringatan darurat' atau gambar garuda berlatar biru yang akhir-akhir ini viral.
Ia menceritakan bahwa beberapa acara melarang untuk menampilkan materi yang berunsur politik.
"Beberapa acara melalui panitia melarang performer menampilkan materi multimedia yang berunsur politik, shame," ketik Nadin.
Menurutnya, memisahkan seni dari politik atau kebalikannya merupakan upaya bodoh.
"Untuk memisahkan seni dari politik dan politik dari seni adalah upaya yang represif dan bodoh," ungkap Nadin seperti dikutip Insibernews, Sabtu (24/8/2024).
Baca Juga: Diduga Bahlil Lahadalia, Bersandar Pegang Kepala di Sebelah Alkohol Rp30 juta
Tak hanya Nadin Amizah, penyanyi Fiersa Besari juga mengungkapkan hal yang sama.
Ia mengunggah tangkapan layer sebuah pesan dari penyelenggara.
Dalam pesan tersebut mengatakan bahwa pihak penyelenggara acara tak mengizinkan musisi yang tampil untuk menunjukkan atribut politik apa pun di atas panggung.
“Pesan dari penyelenggara acara. Mohon maaf, Kawan-kawan,” tulis Fiersa memohon pengertian.
Baca Juga: Rekan Erina Gudono di Ajang Kecantikan Akui Isu Bau Badan Benar
Hal ini sangat disayangkan oleh Fiersa, apalagi banyak musisi Indonesia yang mulai memasang visual Peringatan Darurat saat mereka tampil di atas panggung.
“Ada nasib band, kru, vendor, dan buruh panggung lainnya yang dipertaruhkan. Alias: hadeh,” ujarnya.