Rocky Gerung mengungkapkan bahwa pihak istana segera mengambil tindakan begitu mengetahui masyarakat akan secara berdamai-ramai turun ke jalan.
Menurut Rocky Gerung, langkah yang diambil oleh istana adalah dengan menyogok para buzzer dengan sejumlah uang agar mau bergerak memecah belah masyarakat.
Baca Juga: Mebawa Seorang Miliarder, Kapal Pesiar Mewah Tenggelam di Italia
Hal tersebut dilakukan supaya meminimalisir massa yang akan turun ke jalan untu berdemo.
Dengan tegas Rocky Gerung menyatakan bahwa akal sehat masyarakat yang kini telah mengetahui kecurangan politik yang terjadi tidak akan bisa dibeli dengan uang.
“Malam ini yang di istana itu lagi nyawa buzzer-buzzer untuk mengacak-acak demonstrasi, ada uang beredar malam ini pasti itu bisa miliaran bisa membelah mahasiswa, gerakan buruh atau gerakan masyarakat sipil,” ungkap Rocky Gerung.
“Dan itu tidak mungkin berlangsung lama karena setiap momentum sejarah tiba itu artinya ada akal sehat yang pulih, nah akal sehat tidak bisa disogok, yang bisa disogok itu akal bulus,” lanjutnya.
Tidak hanya kalangan mahasiswa, buruh, dan warga biasa yang akan berdemo tetapi sejumlah partai juga memutuskan untuk turun ke jalan.***