Baca Juga: Capai Ratusan Ribu Ton, Produksi Padi Purwakarta Semester Pertama 2024
Tetapi ada tekanan dari eksternal yang mengancam Airlangga akan berhadapan dengan hukum.
Karena tekanan eksternal inilah maka Airlangga Hartarto memutuskan untuk mengundurkan diri dari Ketua Umum Partai Golkar.
“Ya ada tekanan, (Airlangga) akan dikasuskan, akan dipenjarakan. Kan itu yang jadi persoalan,” ungkap Ujang Komarudin.
Baca Juga: Ramai Boikot Produk Israel Ternyata Berhasil, 46 Ribu Perusahaan Gulung Tikar
“Ya ini soal tekanan dari luar. Yang kita tahu di internal Airlangga leading (memimpin) untuk menjadi ketua umum lagi. Tapi dapat tekanan dari eksternal, dari kekuasaan. Akhirnya Airlangga selesai juga di Golkar,” lanjutnya.
Airlangga Hartarto sendiri mengungkapkan alasannya mengundurkan diri dari Ketua Umum Golkar adalah agar Partai Golkar tetap utuh.
Selain itu ada juga tujuan agar terciptanya stabilitas pada saat transisi pemerintahan nantinya.***