news

Waspada! BMKG Sebut Potensi Gempa Megathrust di Indonesia, Tinggal Menunggu Waktu

Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:47 WIB
Ilustrasi gempa megathrust (Istimewa)

INSIBERNEWS - Masyarakat Indonesia dihimbau untuk waspada. Hal ini karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gemba megathrust di Indonesia tinggal menunggu waktu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono ketika menyinggung kekhawatiran ilmuwan Indonesia soal seismic gap Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut.

Baca Juga: Hari Pramuka 14 Agustus 2024, Ini Tema, Logo, dan Sejarahnya!

Seismic gap merupakan wilayah di sepanjang batas lempeng aktif yang tidak mengalami gempa besar atau gempa selama lebih dari 30 tahun.

BMKG memperkirakan, Megathrust Selat Sunda bisa memicu gempa dahsyat dengan kekuatan maksimal M 8,7 dan Megathrust Mentawai-Siberut M 8,9.

“Rilis gempa di kedua segmen megathrust ini boleh dikata 'tinggal menunggu waktu' karena kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar,” ujar Daryono dalam keterangan resminya, Minggu (11/8/2024).

Menurut Perekayasa di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widjo Kongko, Megathrust Selat Sunda memang berpotensi menyebabkan gempa besar berkekuatan M 8,7.

Baca Juga: Patroli Polsek Bungursari Sambangi Warga untuk Dengarkan Aspirasi masyarakat di wilayahnya

Namun, tidak menutup kemungkinan kekuatan gempa di wilayaj tersebut mencapai M 9 atau lebih.

Hal tersebut bisa terjadi apabila terjadinya gempa akibat Megathrust Selat Sunda bersamaan dengan segmentasi yang berada di atasnya, yaitu Megathrust Enggano di Bengkulu dan sebelah timurnya, yaitu Megathrust Jawa Barat-Tengah.

Daryono menjelaskan gempa-gempa dahsyat tersebut hampir semuanya memicu tsunami karena sistem Megathrust Nankai berpotensi sangat aktif.

Di zona megathrust ini, terdapat palung bawah laut sepanjang 800 kilometer yang membentang dari Shicouka di sebelah barat Tokyo hingga ujung selatan Pulau Kyushu.

 

Tags

Terkini