“Kami tidak ingin masyarakat kecewa. Bantuan sosial seharusnya bisa membantu, bukan malah menambah masalah baru.”katanya.
Ia pun menegaskan akan memanggil perwakilan bulog untuk ditarik dan ganti,
“Kami akan mengundang pihak Bulog untuk menjelaskan situasi ini dan meminta agar ke depannya kualitas beras yang disalurkan benar-benar diperhatikan. Kami berharap ada langkah nyata dari mereka untuk menyelesaikan masalah ini.”tegasnya.
Sementara itu, beberapa warga juga menyampaikan keluhan serupa mengenai kualitas beras yang mereka terima.
Baca Juga: Akankah Korea Utara Dan Korea Selatan Dapat Bersatu Dalam K–Drama Terbaru Love Andante?
Salah satu warga yang menerima bantuan tersebut, mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengatakan,
“Kami sangat berharap bantuan ini dapat membantu kami di saat sulit seperti sekarang, tetapi melihat kondisinya, kami merasa sangat kecewa.”ungkap Lia.
Sementara itu, Perwakilan Bulog Ciwangi, Suyatno, memberikan penjelasan terkait keluhan yang mungkin muncul mengenai kualitas produk Bulog yang ditemukan berkutu.
Dalam pernyataannya, Suyatno menegaskan bahwa setiap keluhan yang masuk seputar kualitas dan kuantitas barang adalah tanggung jawab pihaknya.
Baca Juga: Ciptakan Sejarah Baru! Kirab Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi Tinggalkan Monas Menuju IKN
"Jika ada keluhan kualitas Bulog, itu kami wajib narik baik itu kualitas maupun kuantitas. Di sini ada peluang untuk kita tarik, nanti kita ganti sesuai jumlah itu," ungkapnya.
Suyatno menjelaskan bahwa proses distribusi barang dari Bulog tidak selalu menunjukkan kondisi barang yang sempurna, terutama saat barang tersebut masih dalam proses penanganan.
Menurutnya, pada tahap awal, ketika barang ditumpuk dan belum disalurkan, sering kali tidak ada indikasi kualitas yang dapat terlihat secara langsung.
"Sebetulnya ini ketika proses ini belum ada indikasi. Cuma karena memang kita proses, itu kan jadi ditumpuk. Nah ketika kita salurkan, kan posisi sudah dijahit. Jadi kan enggak bisa lihat lagi, dipastikan ditarik lagi dan kita ganti" katanya.(Fuljo Saefulrohman)