news

Warga mengeluh aktivitas galian pemasangan kabel optik, Tanah Bekas Galian Berceceran Memakan Jalan umum

Rabu, 7 Agustus 2024 | 19:21 WIB
Galian kabel di jalan Maniis, Purwakarta diduga dikeluhkan warga pengguna jalan. (Dok.LKI Chanel)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Pengguna Jalan Raya di kecamatan maniis, Purwakarta Jabar. mengeluhkan aktivitas galian pemasangan kabel optik milik PT. Telkom yang tanah bekas galiannya memakan jalan umum dan berceceran ke badan jalan.

"Warga menilai kontraktor proyek tidak bisa menjaga tanah hasil galian yang berceceran ke jalan dan bahu jalan yang mengganggu kenyamanan dan keamanan lalu lintas dan terkadang lubang galian dibiarkan terbuka, sehingga rentan membuat pengguna jalan atau warga terperosok, terutama disaat malam hari yang minim penerangan." Keluh Nanang selaku warga, Rabu (7/8/2024).

Baca Juga: Intip! Hairstyle Iconic ala Yeji ITZY, Inspirasi Buat Kamu Tampil Beda

Warga juga juga mengaku kesal pasalnya yang lebih parah lagi Bahkan tanah yang berceceran memakan jalan umum tepat di lokasi kawasan sekolah

"seperti dalam Poto, terlihat seorang anak menunggu mobil yang lewat karena terhalang tanah bekas galian yang memakan jalan."ujarnya

Salah satu warga kecamatan maniis desa Tegal datar Purwakata mengaku selaku pengguna jalan mengeluhkan pekerjaan galian Telkom tersebut

Baca Juga: Viral Trend 'Gak Bisa Yura', Begini Awal Mulanya

"ngeri pak tanah merah berserakan di pinggir jalan,gimana kalau ada yang jatuh akibat kerikil tanah?," ungkapnya

Warga menambahkan Terlebih lagi saat hujan, galian itu bikin warga terganggu, jalan jadi becek, licin, gara-gara tanahnya berceceran.

"Kadang lubangnya dibiarkan menganga, takutnya ada yang terperosok,” keluhnya

Mandor di lokasi sebelumnya pada hari Senin 5 Juli 2024 yang di wawancarai di lokasi menyebutkan pekerjaan galian ini kabel ini baru 2 hari dikerjakan.

Baca Juga: Moment Peletakan Batu Pertama Gedung Diklat KSPSI, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea Serahkan Bantuan Mesjid Ke Kades Jatiluhur

"untuk tanah memang nanti akan kita karungin cuman ini karungnya habis, kalau untuk yang punya proyeknya namanya pak Haryanto, kalau saya cuman memborong pekerja aja pak" ungkapnya pengawas mandor yang namanya minta dirahasikan.

Haryanto yang di konfirmasi via tlpn seluler menyebutkan bahwa untuk tanah galian akan dikasih karung dan diberesin.

Halaman:

Tags

Terkini