news

Pengelolaan Dana Desa, Ketum Apdesi Kang Anwar Sadat Ajak Kades Jangan Alergi Kontrol Sosial LSM Dan Media

Minggu, 4 Agustus 2024 | 19:29 WIB
Diskusi Publik antara Kang Anwar Sadat Ketum DPP Apdesi dan LSM Barak Purwakarta.minggu (4/8/2024) (dok.anwarsadat Facebook/Rahayu Chanel)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Guna membuka ruang bagi kepala desa dan masyarakat untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan dana desa, Serta kontrol sosial yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media.

"Apdesi mengajak seluruh kepala desa untuk tidak merasa tertekan atau takut terhadap pengawasan yang dilakukan oleh kedua entitas tersebut.
Hal ini dikatakan Ketua Umum DPP Pusat Apdesi, Kang Anwar Sadat, di Sela-sela Diskusi Publik, di Aula Wanayasa, Purwakarta Jabar, Minggu (4/8/2024).

Baca Juga: Wisata Villa Sakambang River Side Purwakarta, Manjakan “Piknik asik Ala ScootRider’s Bekasi

Lebih Lanjut Kang Anwar Sadat menjelaskan bahwa acara diskusi publik bersama LSM dan Media Purwakarta ini diharapkan dapat membuka ruang bagi kepala desa dan masyarakat untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan dana desa, serta mendorong adanya evaluasi dan perbaikan dalam sistem yang ada.

Ia menegaskan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menyampaikan pandangannya terkait kontrol sosial yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media, serta mengajak seluruh kepala desa untuk tidak merasa tertekan atau takut terhadap pengawasan yang dilakukan oleh kedua entitas tersebut.

Baca Juga: Jalin Silaturahmi Kepolisian Bersama Masyarakat, ini Sambang Warga Mekarjaya

Lebih lanjut dikatakan, sosial merupakan bagian integral dari sistem demokrasi. Ia menjelaskan, pengawasan yang dilakukan oleh LSM dan media berfungsi untuk memastikan bahwa pemerintah desa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta memenuhi prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Kita harus menyadari bahwa LSM dan media adalah mitra kita dalam membangun desa. Mereka membantu kita untuk memperbaiki kinerja dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam diskusinya, Ketua Umum DPP Apdesi juga menekankan pentingnya bagi pemerintah desa untuk memanfaatkan masukan dari LSM dan media sebagai alat evaluasi.

Baca Juga: Tok Resmi, PKB Jabar Usung Sona Maulida Bacawabup Pilkada Purwakarta

“Ketika ada kritik atau masukan, itu adalah kesempatan bagi kita untuk belajar dan memperbaiki diri. Kita harus bisa membuktikan dengan fakta dan bukti bahwa apa yang kita lakukan selama ini sudah sesuai dengan peraturan dan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ketakutan terhadap kontrol sosial sering kali muncul akibat ketidakpahaman atau kurangnya komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kita perlu membuka ruang dialog. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menjelaskan berbagai kebijakan dan keputusan yang diambil, sehingga masyarakat bisa memahami dan mendukung program-program yang ada,” katanya.

Baca Juga: Trending Dimedsos Jalan Nangewer Purwakarta Alami Kerusakan, Ini Keluh Kesahnya

Halaman:

Tags

Terkini