news

Lakpesdam PBNU Dorong Pengembangan Desa Tematik Purwakarta melalui program Desa Inklusi

Minggu, 4 Agustus 2024 | 13:14 WIB
Lakpesdam PBNU menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Perumusan Regulasi Desa Tematik dan Kebijakan di Kabupaten Purwakarta pada tanggal 2 hingga 4 Agustus 2024.(Doc.humas nu pwk)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Lakpesdam PBNU (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) mendorong pengembangan desa tematik di Kabupaten Purwakarta melalui program Desa Inklusi.

Hal ini disampaikan oleh Asrul Raman, Team Leader NGO Wilayah Tengah LAKPESDAM PBNU, dalam keterangan persnya, Sabtu (3/8/2024).

Baca Juga: Wisata Kuliner Car Free Night, Kepolisian Purwakarta Turunkan Personel Pengamanan

Asrul menjelaskan bahwa Lakpesdam PBNU telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Perumusan Regulasi Desa Tematik dan Kebijakan di Kabupaten Purwakarta pada tanggal 2 hingga 4 Agustus 2024.

FGD ini melibatkan delapan Kepala Desa dan Ketua BPD dari berbagai desa di Purwakarta, termasuk Desa Cilalawi, Desa Cibukamanah, Desa Tegalsari, Desa Benteng, Desa Pusakmulya, Desa Cidahu, Desa Taringgul Tonggoh, dan Desa Gunung Hejo.

“Tujuan FGD ini adalah untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang relevan dalam pengembangan desa tematik di Purwakarta,” ujar Asrul.

Baca Juga: Selain Rizky Nazar, Ini Sederet Pria Yang Disebut Red Flag Oleh Netizen, Siapa Aja?

“Melalui diskusi mendalam dan berbagi pengalaman, para peserta diajak menggali potensi desanya, baik potensi budaya sosial, livinglaw, maupun potensi yang bisa dijadikan kekhasan desa,” tambahnya.

Hasil dari FGD ini menunjukkan bahwa para peserta telah mengidentifikasi berbagai potensi regulasi yang dapat diwujudkan. Beberapa contoh regulasi yang diajukan antara lain:

1. Perdes Pemberdayaan Lansia dan Disabilitas
2. Perdes Desa Wisata
3. Perdes Desa Berbudaya
4. Perdes Pelestarian Lingkungan Hidup
5. Perdes 1000 Bersih
6. Perdes Pasar Budaya
7. Perdes Investasi Desa

Baca Juga: Antisipasi Rawan Kejahatan, Kepolisian Purwakarta Gelar Patroli KRYD

Diskusi ini juga melibatkan berbagai pihak terkait, seperti perwakilan pemerintah daerah bagian hukum, kader sekolah lapang, PCNU, dan DPMDES Kabupaten Purwakarta.

“Hal ini untuk memastikan bahwa hasil perumusan dapat diaplikasikan secara efektif dan berkelanjutan.” turur Asrul.

Selain itu, Balai Besar Jakarta juga dilibatkan dalam kegiatan ini untuk memberikan materi khusus mengenai sinergi program.

Halaman:

Tags

Terkini