INSIBERNEWS -Dua minggu setelah kematian Nguyen Phu Tron, To Lam sebagai Presiden Vietnam telah resmi dinobatkan sebagai ketua baru Partai Komunis, posisi paling tinggi di negara Vietnam. Dan telah dilantik pada Sabtu 3/8/2024.
Dalam pidato pertamanya, To Lam berjanji akan mewarisi dan mempromosikan warisan Trong, presiden sebelumnya. Ia tidak akan membuat perubahan pada kebijakan luar negeri, hanya akan fokus pada pencapaian tujuan pembangunan sosial-ekonomi Vietnam dan melanjutkan kampanye melawan korupsi.
"Di masa mendatang, pekerjaan anti-korupsi akan dilanjutkan dengan gencar. Secara pribadi, saya merasa beruntung karena saya memiliki banyak pengalaman dalam menangani kampanye antikorupsi selama saya bekerja di kementerian kepolisian," ujar Lam dalam pidatonya, seperti yang diberitakan oleh Aljazeera
Diketahui pria berusia 67 tahun itu terpilih menjadi presiden pada bulan Mei setelah memimpin kampanye besar-besaran investigasi terhadap korupsi sebagai menteri kepolisian. To Lam menggantikan Vo Van Thuong, yang telah menjabat selama sekitar satu tahun ketika berhenti di tengah tuduhan melakukan kesalahan yang tidak dijelaskan.