news

Keputusan The Fed: Sinyal Penurunan Suku Bunga di Bulan September

Kamis, 1 Agustus 2024 | 17:12 WIB
Chair Powell menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers FOMC pada tanggal 31 Juli 2024 (Varin Vaprilia Caroline)

INSIBERNEWS - Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), kembali mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 5,25% hingga 5,50% setelah berakhirnya rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia (1/8/2024).

Langkah ini menandai kedelapan kalinya secara berturut-turut The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga sejak September 2023.


Baca Juga: 5 Ide Lomba 17 Agustus Unik dan Seru, Dijamin Bikin Berkesan!

Keputusan ini tidak mengejutkan pasar, mengingat sinyal-sinyal yang telah diberikan sebelumnya.

Namun, perhatian saat ini tertuju pada pertemuan FOMC selanjutnya pada bulan September, di mana The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga, seiring dengan pernyataan yang disampaikan oleh Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam konferensi pers usai pertemuan.

Powell menegaskan bahwa meskipun inflasi telah menunjukkan tanda-tanda moderasi, masih ada kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang melambat serta ketidakpastian global, yang mendorong kemungkinan penyesuaian kebijakan moneter ke depan.

Baca Juga: Pemimpin Hamas ISMAIL HANIYEH Tewas Akibat Serangan Di Teheran, Iran

Sinyal Pemangkasan Suku Bunga di September

Isyarat pemangkasan suku bunga pada September 2024 ini mendapatkan perhatian khusus dari para pelaku pasar.

Menurut beberapa analis, langkah ini dapat menjadi sinyal bahwa The Fed melihat adanya kebutuhan untuk mendorong perekonomian yang mulai menunjukkan tanda-tanda pelambatan, sekaligus merespons perkembangan inflasi yang mulai stabil.

Baca Juga: Lowongan Pekerjaan Human Resources Business Partner di PT Huawei Tech Investment, Segera Kuota Lowongan Terbatas

Meski demikian, keputusan The Fed tetap akan bergantung pada data ekonomi terbaru yang akan dirilis sebelum pertemuan FOMC berikutnya.

Dengan perkembangan ini, fokus pasar akan tertuju pada indikator-indikator ekonomi utama seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan GDP, serta data inflasi yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Baca Juga: Tragis, Jalan Rusak Di Purwakarta Alami Kenaikan Drastis. Calbub 2024 Harus Fokus Infrastruktur

Halaman:

Tags

Terkini