news

Geger! 2 mayat Ibu dan Anak Ditemukan Setelah 5 Tahun Hingga Menjadi kerangka, Keduanya Sempat Curhat Melalui Tulisan di Dinding Rumah

Rabu, 31 Juli 2024 | 20:46 WIB
ILUSTRASI Garis Polisi. (Foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Dua sosok ibu dan anak yang sudah menjadi kerangka ini bernama Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24), mereka ditemukan di kamar rumah mereka sendiri yang berada di Kompleks Tani Mulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Penemuan ini membuat warga kaget karena rumah tersebut ternyata sudah kosong selama bertahun-tahun.

Warga berasumsi bahwa rumah tersebut sudah tidak lagi dihuni oleh pemiliknya, bahkan beberapa tetangga mengatakan kalau rumah tersebut dulunya selalu sepi dan sempat akan dijual.

Baca Juga: Cegah Faham Terorisme Radikalisme Masyarakat, Polres Purwakarta bersama Ulama Antusias Zoom Meeting Baharkam Polri

Warga sekitar juga menyebutkan bahwa Iguh sudah berpisah dengan suaminya, Mudjoyo Tjandra sejak 8 tahun silam.

Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan mengatakan, penemuan 2 kerangka ibu dan anak ini berawal sejak Mudjoyo kembali ke rumah tersebut pada Senin (29/7/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu Mudjoyo meminta bantuan kepada warga untuk membukakan pintu rumah yang sudah terbengkalai selama bertahun-tahun itu.

Baca Juga: Ria Ricis Ungkap Fakta bahwa Teuku Rian Pergi Ke Club Malam Saat Ria Ricis Sedang Hamil

Dan ketika mereka masuk, mereka dikejutkan oleh penemuan dua sosok mayat yang kondisinya sudah menjadi kerangka dengan pakaian yang masih terbalut di kerangka-kerangka tersebut.

Tak jauh dari penemuan dua kerangka manusia itu, terdapat pesan tulisan yang terurai di dinding rumahnya, salah satu dari pesan tersebut menyatakan bahwa Iguh ingin mewakafkan rumah tersebut menjadi sebuah Masjid Tanimulya.

"Aku minta rumah ini diwakafkan untuk mesjid Tanimulya. Kalau MT (inisial suami Iguh) tidak menyerahkan untuk didirikan mesjid ditempat ini, berarti sudah menjadi penjahat karena merebut hak saya dan warga Tanimulya untuk warga RT 10. Pak tolong tagih rumah ini dan harus jadi mesjid atas kematian saya".

Baca Juga: Miris! Diduga Lakukan Penganiayaan, Pemilik Daycare Depok Dilaporkan ke Polisi

Sementara itu terdapat tulisan lain di bagian tengah rumah yang di duga merupakan curahan Elia.

"Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu. Katanya raihlah cita-citamu setinggi langit, tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah. Maafkan aku tidak bisa menjadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna. Termasuk istrimu saja kau tinggalkan karena kau menuntut dia untuk menjadi sempurna. Tapi ketahuilah, hanya Tuhan yang sempurna".

Halaman:

Tags

Terkini