INSIBERNEWS - Viral di media sosial mengenai mahalnya harga makanan dan minuman di warung tenda pinggir jalan disekitar area Pekan Raya Jakarta (PRJ) Jiexpo Kemayoran Jakarta.
Warung-warung yang berada di area PRJ dituding memanfaatkan momen dengan menaikan harga makanan dan minuman untuk mendapatkan keuntungan.
Mengutip dari akun Tiktok Vitrie Subadhi, ia mengungkapkan kekesalannya mengenai harga makanan dan minuman di sekitar PRJ dengan harga mahal tidak seperti pada umumnya.
Baca Juga: Richard Lee Kagum Dengan Ajaran Islam, Berniat Serius Pindah Agama, Reaksi Isteri nya Begini
“Bukannya niat menjatuhkan usaha orang lain, tetapi semoga yang punya warung tidak aji mumpung karena sedang ada event PRJ,” ungkapnya.
Dalam unggahan video Tiktoknya Vitrie bercerita bahwa dirinya harus mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah untuk makanan dan minuman yang seharusnya tidak mahal.
Vitrie juga mengungkapkan bahwa harga makanan yang ditawarkan warung tenda tersebut sebenarnya sudah tertulis dengan jelas. Namun ketika membayar, ia merasa harganya tidak wajar.
Baca Juga: Heboh! Influencer Gagal Kelola Saham Rp71 M, Begini Kronologinya
Pada saat itu dirinya membeli pecel ayam dada dihargai Rp 45.000, nasi uduk Rp 16.000, nasi goring gila Rp 50.000, es kelapa Rp 35.000, dua the tawar panas Rp 8.000, air mineral Rp 15.000 dan kerupuk Rp 12.000 sehingga total uang yang harus dibayarkan Vitrie sebesar Rp 181.000.
Hal yang membuat Vitrie kesal yaitu makanan yang datang tidak sesuai dengan pesanan, misalnya pesanan nasi uduk yang datang hanya nasi putih biasa. Kemudian nasi goring gila juga hanya nasi putih digoreng dengan sayuran kol, sawi, mie, bakso dan suwiran ayam yang bisa dihitung jari.
Vitrie menegaskan bahwa curhatannya di media sosial bukanlah untuk menjatuhkan usaha orang lain, akan tetapi hanya untuk sekedar mengingatkan agar para pedagang warung disekitar even PRJ tak memanfaatkan momen.