INSIBERNEWS - Seorang anak perempuan berinisial KS (17) tega membunuh ayahnya SS (55) di sebuah toko perabotan di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Rabu (19/6/2024).
Kasus ini pun langsung ditangani oleh Polda Metro Jaya. Kini anak tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan.
Kabis Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa KS bekerja sebagai pengamen jalanan. Ia juga bergabung dengan kelompok anak punk.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah Menurut Ahli
Pekerjaan anak ini ngamen, anak-anak punk," kata Ade, Senin (24/6/2024).
Ade juga mengatakan kasus pembunuhan tersebut dilakukan saat korban sedang terlelap tidur.
“Setelah tersangka melakukan penusukan kepada korban, berdasarkan keterangan tersangka, korban melawan. Sempat terjadi perlawanan dengan mencakar tersangka di bagian tangannya,” kata Ade Ary kepada wartawan, Senin (24/6/2024).
Karena melawan, KS pun kembali menusuk ayahnya itu memakai pisau dapur. Setelah tusukan kedua, S pun tumbang di atas kasur toko perabotan miliknya.
Melihat ayahnya yang sudah tumbang, KS pun segera meninggalkan TKP toko perabotan dengan menutup seluruh pintu. Sampai akhirnya jasad S ditemukan pegawainya Jumat (21/6) malam atau dua hari setelah insiden.
Baca Juga: Wow! Penampakan Logo HUT RI ke-79, Dengan Tema: Nusantara Baru Indonesia Maju
Berdasarkan penjelasan tetangga korban bernama Roso (52) mengatakan bahwa KS sehari-harinya hidup di jalanan sebagai pengamen di kawasan Depok, Jawa Barat.
“Pengamen ondel-ondel gitu, cuma di wilayah Depok,” kata Roso, Senin.
Ia menyebutkan, KS jarang pulang ke rumah SS. Adapun, SS hanya tinggal bersama anak keduanya yang berinisial P (16) di toko perabot yang kini menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan.
Baca Juga: Mengenal Tanaman Kratom, Ini Bahaya dan Manfaat Jika Mengonsumsinya