news

Moment Kampanye Keselamatan, Kemenhub Bagikan 300 Life Jacket Nahkoda Waduk Jatiluhur.

Minggu, 23 Juni 2024 | 08:01 WIB
Moment Kampanye Keselamatan, Kemenhub Bagikan 300 Life Jacket Nahkoda Waduk Jatiluhur.(foto: Istimewa)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Kegiatan sosialisasi kampanye keselamatan transportasi sungai, danau dan penyeberangan, Dirjen Perhubungan darat Kemenhub Irjen Risyapudin Nursin membagikan langsung 300 life jacket kepada para nakhoda dan pemilik kapal yang hadir.di danau Jatiluhur, Purwakarta Jabar.Jumat (21/6/2024)

Dalam sosialisasi ini Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, menjelaskan bahwa ada tiga faktor utama yang berkaitan dengan keselamatan transportasi sungai, danau dan penyeberangan. Ketiganya adalah faktor manusia, kondisi kapal dan cuaca.

Baca Juga: Marshel Widianto Diusung Gerindra jadi Wakil Walkot Tangsel, Nikita Mirzani: Warga Tangsel Jangan Pilih Dia!

"Faktor manusia ini meliputi nakhoda dan penumpang. Seorang nakhoda harus betul-betul disiplin dan mengutamakan SOP. Nakhoda wajib memperhatikan kapasitas jumlah penumpang termasuk penggunaan life jacket atau baju pelampung," kata Risyapudin.di sela-sela giat sosialiasi keselamatan, Jumat (21/6/2024)

Dengan demikian, ia mengatakan, kalau ada penumpang yang masih menolak menggunakannya maka perlu diberikan imbauan. Kalau masih juga membandel, maka silakan saja jangan naik kapal.

Baca Juga: Berita Bohong, Sebut Adul Buta Karena Mengidap Penyakit Glaukoma. Adul: Saya mah Engga Update orangnya

"Nakhoda harus tegas dan berani dalam menerapkan SOP. Kalau seluruh penumpang sudah menggunakan life jacket baru boleh diberangkatkan. Itu pun dengan catatan tidak melebihi kapasitas," ujarnya.

Moment Kampanye Keselamatan, Kemenhub Bagikan 300 Life Jacket Nahkoda Waduk Jatiluhur.(foto: Istimewa)

Terkait masalah kondisi kapal, lanjut dia, juga harus menjadi perhatian. Apabila kondisinya tidak layak atau ada kerusakan maka jangan dipaksakan.

"Selanjutnya, cuaca dan lingkungan juga harus diperhatikan. Apabila angin kencang, gelombang besar jangan sekali-sekal bikin jadwal," ucap Risyapudin.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kampanye keselamatan ini menjadi penting diberikan, khususnya kepada masyarakat yang ada di Jatiluhur karena memang transportasi yang ada adalah melalui danau dan sungai. Sehingga, akan berbeda kriteria keselamatannya.

Baca Juga: Diduga Kasus Pelanggaran Hak Cipta, Penyanyi Agnes Monica Dipolisikan Ari Bias!

"Akan tetapi, perlu diingat bahwasanya keselamatan itu menjadi tanggung jawab bersama, karena unsur keselamatan ini perlu adanya kepedulian dari pemerintah daerah dan semua pihak terkait," katanya.

Melalui kampanye keselamatan ini, ia lebih lanjut mengatakan, pihaknya ingin mengedukasi dan sosialisasi.

Halaman:

Tags

Terkini