INSIBERNEWS, LEBAK – Ormas Jaringan Pemberdayaan Warga Sejati (Jayagati) Lebak Banten mendeklarasikan dan di buka Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan, minta bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dalam pembangunan.
”Atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi mengucapkan, selamat atas dideklarasikannya Ormas Jayagati. Kami berharap bisa bersinergi dengan Pemkab,” kata Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan dalam sambutanya ketika hadir mendeklarasikan Ormas tersebut, di Gedung PGRI, Pasir Ona Rangkasbitung, Kamis (13/6/2024).
- Baca Juga: Mengejutkan! Pelatih Lawan Dapat Ancaman Pembunuhan Jelang Laga Timnas Indonesia vs Filipina
Dengan kehadiran Ormas Jayagati ini, kata Iwan, diharapkan dapat berkontribusi positif dalam pembangunan di Kabupaten Lebak ini.
”Saya yakin, Ormas Jayagati ini bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk Lebak, khususnya Banten umumnya, ” ujar Iwan.
Sementara, Abah Iwir Gebek ketua umum Ormas Jayagati mengatakan, ormas yang di pimpinnya ini akan menjadi platform bagi warga Banten yang ingin berdedikasi menjadi agen perubahan positif kedepannya.
- Baca Juga: Kejati Banten dinilai Lambat, Mahasiswa, Minta Kasus Alih Fungsi Lahan di Banten ditangani Kejagung
”Aktivitas ormas kami ini ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat dan sosial,” kata Abah Iwir.
Dalam kesempatan ini, kata Abah Iwir pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Lebak dan Jajaranya yang telah hadir dan memberikan apresiasi atas terbentuk deklarasi dengan lahirnya Ormas Jayagati.
”Dan Tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kapada semua undangan yan telah hadir di acara kami ini. Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” ucapnya.
Dalam acara deklarasi ini, juga dimeriahkan oleh penampilan pencak silat, juga diisi dengan sesi dialog publik.
Diketahui, tercatat bergabung dengan ormas ini, yaitu Regen Abdul Aris (pengusaha dan anggota DPRD Lebak terpilih), Juwita Wulandari (anggota DPRD terpilih), Deden M Fatih (mantan Sekjen KNPI Banten), Ahmad Taufik (mantan ketua KNPI Lebak) Axhmad Syarif (pengusaha med CFCia), Apih Uju M. Gebek, Kuncung Gebek dan Jani Ama Gobang (unsur jawara), serta beberapa tokoh lainnya. (*)