news

Video Viral Anak di Grobogan Diduga Jadi Korban Perundungan hingga Tak Sadarkan Diri

Sabtu, 19 September 2026 | 16:04 WIB
Video Viral Anak di Grobogan Diduga Jadi Korban Perundungan hingga Tak Sadarkan Diri (Ilustrasi/istimewa)

INSIBERNEWS – Video amatir yang merekam dugaan aksi perundungan terhadap seorang anak di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, viral di media sosial. Rekaman berdurasi 51 detik itu memperlihatkan seorang anak diduga menjadi sasaran kekerasan oleh anak lainnya.

Dalam video yang beredar, korban terlihat mendapat serangkaian serangan fisik. Aksi tersebut terus berlangsung hingga korban terjatuh dan tampak tidak bergerak atau tidak sadarkan diri.

Peristiwa itu disebut terjadi di dasar kanal irigasi Dusun Beni, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca Juga: Sempat Dikabarkan Hilang Ingatan, Kabar Terbaru 2 Siswi Karo yang Diduga Keracunan MBG

Video tersebut menjadi perhatian karena aksi kekerasan diduga berlangsung di hadapan beberapa anak lainnya.

Dalam rekaman, seorang anak tampak memegang telepon seluler dan diduga merekam kejadian. Sementara itu, seorang anak lainnya terlihat melakukan kekerasan terhadap korban.

Dua anak lain juga tampak berada tidak jauh dari korban. Mereka terlihat berupaya melerai setelah korban tergeletak dan tidak bergerak usai diduga dipukuli dan diinjak-injak.

Baca Juga: Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan Setelah 10 Hari, Ini Alasan Basarnas

Kepala Desa Benarkan Kasus Perundungan

Kepala Desa Tanjungrejo, Rasiman, membenarkan adanya peristiwa yang melibatkan sejumlah anak tersebut.

Menurut Rasiman, kejadian bermula ketika anak-anak sedang bermain bersama. Pada awalnya, situasi disebut berjalan normal.

"Awalnya baik-baik saja," kata Rasiman, Sabtu (19/9/2026).

Namun, permainan tersebut kemudian berubah menjadi tindakan yang berujung pada dugaan perundungan.

Baca Juga: Misteri Kematian Relawan SPPG Bengkulu, Motor di Semak hingga Batu di Baju Korban

"Awalnya bermain ludah, kemudian berlanjut pada perundungan tersebut," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini