news

Terjebak Kobaran Api Dini Hari, Empat Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tebet

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:28 WIB
Ilustrasi kebakaran (Istimewa)
INSIBERNEWS - Suasana tenang pada Senin dini hari di kawasan Jalan Rasamala II, RT 09/RW 1, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa.
 
Sebuah rumah warga hangus dilalap si jago merah saat sebagian besar warga di lingkungan tersebut tengah terlelap tidur.

Musibah kebakaran ini rupanya membawa petaka fatal yang berujung pada hilangnya nyawa.
 
Terjebak di dalam bangunan yang dipenuhi asap pekat dan kobaran api, beberapa penghuni rumah nahas tersebut dipastikan tidak berhasil menyelamatkan diri mereka tepat waktu.
 
Baca Juga: Seniman Ketoprak Bantul Sarjiyono alias Mbetut Meninggal Usai Mendadak Ambruk di Atas Panggung

"Empat orang meninggal dan satu orang terluka," ungkap Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, memberikan konfirmasi memilukan terkait jumlah korban dari insiden tragis tersebut pada hari Senin.

Asril memaparkan bahwa sinyal darurat mengenai insiden kebakaran itu pertama kali masuk ke meja pusat komando pada pukul 03.20 WIB.
 
Merespons laporan warga yang panik, armada pemadam kebakaran langsung meluncur membelah keheningan malam menuju titik lokasi kejadian.

Guna mencegah rambatan api yang bisa berakibat lebih fatal di permukiman tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan kekuatan penuh.
 
Sebanyak 86 personel terlatih diterjunkan langsung ke garis depan untuk mengepung dan menaklukkan amukan api yang kian membesar.
 
Baca Juga: Opini: Media di Persimpangan, Ketika Idealisme Tak Cukup Membayar Gaji

Perjuangan keras puluhan petugas tersebut akhirnya membuahkan hasil, di mana pada pukul 05.02 WIB intensitas api mulai berhasil diredam. Para petugas kemudian langsung beralih ke tahap penyemprotan air secara merata guna mengurai material sisa yang masih menyimpan hawa panas.

"Status kuning atau masih proses pendinginan," jelas Asril menegaskan kondisi terkini. Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pendataan lebih lanjut di lapangan untuk mengurai kronologi pasti, menakar total kerugian material, sekaligus menyelidiki pemicu utama di balik tragedi mematikan ini.***

Tags

Terkini