news

Misteri Gundukan Tanah di Nganjuk, Mantan Sales Rokok Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Tetangga

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:27 WIB
Ilustrasi garis polisi (AFP)

INSIBERNEWS - Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, mendadak digegerkan oleh penemuan jenazah pada pertengahan Juli 2026.

Korban yang belakangan diketahui bernama Gatot Tri Wahyu Widodo (53) itu ditemukan tewas mengenaskan dan terkubur secara tak wajar di area pekarangan milik tetangganya. Kejadian ini langsung menyedot perhatian publik mengingat pria paruh baya tersebut sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Merespons temuan mengerikan tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk bergerak cepat menerjunkan personelnya untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban.

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi, membenarkan adanya peristiwa nahas itu dan memastikan bahwa jajarannya tengah mendalami berbagai petunjuk di lapangan serta memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Mencekam! Serangan Udara AS Guncang Lima Kota Iran, Pasien Kanker Anak Terpaksa Dievakuasi

"Masih dalam penyelidikan. Jenazah ditemukan dalam kondisi meninggal secara tidak normal," terang Fajar saat memberikan keterangan pers kepada awak media pada hari Kamis (16/7/2026).

Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, keberadaan Gatot sempat menjadi tanda tanya besar. Mantan pekerja lapangan di sebuah perusahaan rokok yang belakangan menganggur akibat didera sakit menahun ini, dilaporkan lenyap dari rumahnya sejak Senin (13/7/2026).

Lantaran dilanda cemas, pihak keluarga yang dibantu oleh masyarakat sekitar akhirnya berinisiatif melakukan penyisiran menyeluruh di area perkampungan.

Titik terang pencarian bermula dari kecurigaan M. Ali Ridho (51), salah seorang warga setempat yang turut membantu. Pandangannya tertuju pada sebuah gundukan tanah baru di area kebun samping kediaman korban.

Gundukan mencurigakan itu tampak sengaja disamarkan menggunakan tumpukan batang pohon, daun pisang kering, hingga pecahan genteng yang ditata rapi seolah untuk menutupi sesuatu di bawahnya.

Baca Juga: Viral! Dosen UPI Bandung Diduga Tipu Wanita Rp100 Juta dengan Alasan Dana Riset

"Awalnya kami mencari karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat. Kemudian ditemukan gundukan tanah yang ditutupi batang pisang, daun pisang kering, dan genteng sehingga warga melaporkannya kepada perangkat desa dan polisi," tutur Ali saat menceritakan kronologi penemuan makam dadakan tersebut.

Begitu area tersebut dibongkar oleh tim Inafis Satreskrim, kecurigaan pun terbukti dan jasad Gatot langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk. Dari hasil identifikasi awal, penyidik mendapati sejumlah luka pada tubuh korban, meski kesimpulan akhir masih bergantung pada hasil autopsi resmi.

Di sisi lain, polisi juga tengah mendalami dinamika keluarga korban, mengingat selama ini sang istri bersama anak perempuannya dikenal sangat tertutup dalam bersosialisasi dengan tetangga sekitar.***

Halaman:

Tags

Terkini