Baca Juga: Neymar Pensiun dari Timnas Brasil, Tutup Karier dengan Rekor 80 Gol
Namun, regulasi kuota dan masa tunggu yang teramat panjang membuat hak keberangkatan mereka baru terealisasi saat rambut sudah memutih, sehingga pemerintah dituntut untuk membenahi sistem tata kelola serta menyediakan pendamping keluarga daripada menyalahkan kondisi fisik jemaah.***