news

Kabut Putih Masuk Rumah Warga di Tuban, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:34 WIB
Ilustrasi kabut putih (Istimewa)

INSIBERNEWS – Fenomena kabut putih yang muncul di sekitar area PT NERS, Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial dan memicu kepanikan warga pada Jumat pagi (29/5/2026).

Kabut tebal berwarna putih itu terlihat menyelimuti lingkungan sekitar perusahaan hingga menjalar ke area permukiman warga. Rekaman video yang diambil masyarakat kemudian tersebar luas di media sosial dan memancing beragam spekulasi.

Dalam video yang beredar, sejumlah warga tampak mendatangi lokasi perusahaan untuk meminta penjelasan terkait kemunculan kabut tersebut. Mereka khawatir kabut yang diduga berasal dari aktivitas transfer gas nitrogen itu dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan warga sekitar.

Baca Juga: Viral Lagu ‘My Little Bolu Ketan’, Bahlil Minta Raffi Ahmad Cari Penciptanya

“Ini baru jam berapa, pagi loh pak,” ujar salah seorang warga dalam rekaman video yang beredar saat berdialog dengan petugas di pintu masuk perusahaan.

Kekhawatiran warga semakin meningkat karena kabut putih disebut telah memasuki rumah-rumah penduduk. Beberapa warga bahkan meminta aktivitas mesin di lokasi dihentikan sementara sampai ada penjelasan resmi.

“Itu asapnya masuk rumah warga, suruh matikan,” kata warga lain dalam video tersebut.

Menanggapi situasi yang ramai diperbincangkan itu, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan klarifikasi.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp17.877, Bahlil dan ESDM Jamin Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, menjelaskan bahwa kabut putih tersebut muncul saat proses transfer gas nitrogen dari mobil tangki milik PT Linde Surabaya ke mobil tangki PT NERS sekitar pukul 05.30 WIB.

Menurut Siswanto, nitrogen yang dipindahkan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional pengeboran minyak di wilayah Pertamina Sukowati, Kabupaten Bojonegoro.

“Hasil klarifikasi menunjukkan bahwa kegiatan tersebut merupakan proses operasional normal dan tidak ditemukan adanya kebocoran gas berbahaya,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan ART Erin Makin Disorot, Sunan Kalijaga Tiba-Tiba Mundur Sebagai Kuasa Hukum

Pihak kepolisian juga memastikan jajaran Polsek Parengan melakukan pemantauan di lapangan guna menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah berkembangnya informasi yang tidak sesuai fakta.

Halaman:

Tags

Terkini