news

Iran Tuding AS Langgar Gencatan Senjata, Pangkalan Amerika di Kuwait Diklaim Jadi Sasaran

Kamis, 28 Mei 2026 | 14:48 WIB
Iran Tuding AS Langgar Gencatan Senjata, Pangkalan Amerika di Kuwait Diklaim Jadi Sasaran (Istimewa)

INSIBERNEWS – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap pangkalan udara milik AS di Kuwait pada Kamis (28/5/2026) dini hari.

Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan atas dugaan serangan udara Amerika Serikat di kawasan dekat Bandara Bandar Abbas, wilayah selatan Iran.

Laporan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim News Agency, menyebut serangan terjadi sekitar pukul 04.50 waktu setempat atau 01.20 GMT, hanya beberapa jam setelah Teheran menuduh Washington melakukan operasi militer di sekitar kota pelabuhan Bandar Abbas.

Baca Juga: Berkemah Berakhir Tragis, Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tenda Wisata Posong Temanggung

IRGC menegaskan bahwa serangan ke pangkalan udara AS di Kuwait merupakan bentuk peringatan keras kepada Washington agar tidak kembali melakukan tindakan militer terhadap Iran.

“Tanggapan ini adalah peringatan serius agar musuh tahu bahwa agresi tidak akan dibiarkan begitu saja, dan jika diulangi, tanggapan kami akan lebih tegas,” demikian pernyataan IRGC.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi maupun tanggapan resmi dari militer Amerika Serikat terkait klaim serangan yang disampaikan Iran tersebut.

Baca Juga: Istana dan Gerindra Kompak Buka Suara soal Sapi Kurban Presiden Rp100 Miliar

AS Klaim Tembak Jatuh Drone Iran

Di sisi lain, seorang pejabat Amerika Serikat sebelumnya mengungkapkan bahwa pasukan AS telah menembak jatuh empat drone Iran yang dianggap membahayakan di sekitar Selat Hormuz.

Pejabat yang berbicara secara anonim itu juga mengatakan bahwa militer AS menyerang stasiun kendali darat Iran di Bandar Abbas. Menurutnya, fasilitas tersebut sedang bersiap meluncurkan drone kelima.

“Tindakan ini terukur, murni defensif, dan dimaksudkan untuk menjaga gencatan senjata,” ujar pejabat tersebut.

Baca Juga: APBN untuk Kurban Prabowo Diperdebatkan, DPR: Ini Tradisi Kenegaraan yang Sudah Lama

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa situasi di kawasan masih sangat rentan, meskipun kedua pihak sebelumnya telah menyatakan komitmen terhadap gencatan senjata.

Ketegangan Iran dan AS terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) bahkan mengonfirmasi telah melakukan sejumlah serangan terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal Iran di wilayah selatan negara tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini