news

Iran Siap Akhiri Perang Timur Tengah dan Desak AS Tunjukkan Itikad Perdamaian

Rabu, 27 Mei 2026 | 16:46 WIB
Iran Siap Akhiri Perang Timur Tengah dan Desak AS Tunjukkan Itikad Perdamaian (Istimewa)

INSIBERNEWS - Menyoroti pernyataan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, terkait kesiapan negaranya untuk melangkah menuju penyelesaian konflik dan meredakan ketegangan yang terus membayangi kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian saat berbicara dengan Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, di tengah dinamika hubungan Iran dan Amerika Serikat yang masih memanas.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kantor Kepresidenan Iran pada Selasa (26/5), Pezeshkian menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Qatar atas dukungan serta peran aktifnya dalam mendorong upaya perdamaian regional.

Baca Juga: Viral Seleksi Paskibraka Sulsel, Dugaan Pencoretan Cathlyn Tuai Perdebatan

Iran disebut siap bergerak menuju kerangka kerja yang dianggap bermartabat guna mengakhiri perang serta berbagai ketegangan yang selama ini terjadi di kawasan.

Menurut Pezeshkian, momentum saat ini menjadi kesempatan penting bagi semua pihak untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap perdamaian, termasuk Amerika Serikat yang selama ini terlibat dalam ketegangan dengan Teheran.

Ia menegaskan bahwa proses diplomasi terus berjalan, termasuk pembahasan di tingkat teknis dan ahli untuk menyusun dokumen maupun rancangan kesepakatan yang dapat membuka jalan menuju stabilitas kawasan.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tetapkan Selebgram MIA Sebagai Tersangka Penganiayaan WNA Brunei di Blok M

“Upaya serius sedang dilakukan, termasuk di tingkat ahli, untuk menyelesaikan dokumen dan teks guna mempersiapkan jalan yang jelas menuju stabilitas,” ujar Pezeshkian.

Di tengah perkembangan tersebut, Iran juga meningkatkan aktivitas diplomatiknya. Awal pekan ini, Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf memimpin delegasi tingkat tinggi ke Qatar dalam rangka negosiasi damai dengan Amerika Serikat.

Kunjungan tersebut dilaporkan berfokus pada pembahasan mengenai pencairan aset Iran yang selama ini dibekukan Washington.

Baca Juga: Tanah Abang Tutup Saat Idul Adha 1447 H, Aktivitas Perdagangan Blok A Dihentikan Sementara

Berdasarkan laporan Kantor Berita Tasnim yang mengutip sumber dekat tim negosiasi Iran, Teheran mengajukan proposal penyelesaian berisi 14 poin kepada Amerika Serikat.

Salah satu poin utama dalam usulan tersebut adalah tuntutan pencairan aset Iran di luar negeri senilai 24 miliar dolar AS.

Halaman:

Tags

Terkini