Di sisi lain, pelaku pasar kini tengah menantikan keputusan dari Morgan Stanley Capital International terkait potensi penurunan peringkat saham Indonesia. Sentimen ini turut memicu kekhawatiran investor terhadap pasar keuangan domestik.
Dengan berbagai tekanan global dan domestik tersebut, Ibrahim memprediksi rupiah masih berpotensi melemah. Meski demikian, ia memperkirakan pelemahan mata uang Indonesia tidak akan menembus lebih dari Rp17.550 per dolar AS. ***