news

Negosiasi Damai Berujung Buntu! Iran Disebut Tolak Tawaran Terakhir AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:09 WIB
Negosiasi Damai Iran dan AS Diketahui Berujung Buntu! Teheran Tolak Tawaran Terakhir Washington. (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan global. Wakil Presiden AS, J.D. Vance, menilai bahwa situasi ini justru memberikan dampak yang lebih merugikan bagi Iran dibandingkan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya kepada media usai pertemuan di Islamabad, Pakistan, Vance mengungkapkan bahwa belum tercapainya kesepakatan merupakan kabar buruk, terutama bagi pihak Teheran. 

Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat telah menunjukkan sikap fleksibel sepanjang proses negosiasi berlangsung.

Baca Juga: Iran Siaga di Selat Hormuz, Kapal Perang Asing yang Lewat Terancam Diserang

Menurut Vance, delegasi AS telah secara transparan menyampaikan batasan utama (garis merah) sekaligus ruang kompromi yang masih memungkinkan dalam pembicaraan tersebut. Namun, Iran disebut memilih untuk tidak menerima persyaratan yang diajukan.

“Kami sudah sangat jelas mengenai apa yang bisa dan tidak bisa kami terima, tetapi mereka tetap menolak,” ujar Vance.

Ia juga menambahkan bahwa tawaran yang diajukan oleh Washington dalam perundingan terakhir merupakan proposal final sekaligus terbaik yang bisa diberikan.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pegawai KPK Palsu, Diduga Peras Ahmad Sahroni Senilai Rp300 Juta

Salah satu poin krusial dalam negosiasi ini adalah komitmen Iran terkait pengembangan senjata nuklir. Vance menekankan bahwa AS tidak hanya mencari jaminan jangka pendek, tetapi juga komitmen jangka panjang dari Iran.

“Pertanyaannya sederhana: apakah Iran benar-benar berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang, tapi juga di masa depan? Kami belum melihat hal itu,” jelasnya.

Meski negosiasi belum membuahkan hasil, AS tetap membuka peluang bagi Iran untuk menunjukkan komitmen yang lebih kuat. Vance menyebut bahwa Washington masih berharap adanya perubahan sikap dari Teheran dalam isu strategis tersebut.

Baca Juga: Wacana War Ticket Haji Dikritik, Cak Imin Ingatkan Nasib Jemaah Antrean

Situasi ini menegaskan bahwa ketegangan antara kedua negara masih jauh dari kata selesai, dan dunia internasional terus menantikan langkah selanjutnya dari kedua pihak dalam upaya menjaga stabilitas global. ***

Tags

Terkini