news

Prabowo Usulkan Terminal Khusus Haji di Arab Saudi, Dorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Kamis, 9 April 2026 | 12:10 WIB
Prabowo Usulkan Terminal Khusus Haji di Arab Saudi, Dorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien (Istimewa)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan terminal khusus bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses kedatangan dan kepulangan jamaah, sekaligus meningkatkan efisiensi layanan ibadah haji.

Dalam Rapat Kerja Pemerintah yang berlangsung di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Presiden menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta izin langsung kepada pemerintah Arab Saudi terkait rencana tersebut.

“Dengan adanya terminal khusus, proses masuk dan keluar jamaah haji Indonesia bisa jauh lebih cepat dan terorganisir,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Baru Gencatan Senjata, Iran Tutup Selat Hormuz lagi Buntut Serangan Israel ke Lebanon

Selain membahas fasilitas, Presiden juga mengungkapkan kabar baik terkait masa tunggu haji di Indonesia. Saat ini, antrean haji tercatat maksimal sekitar 26 tahun berkurang signifikan dari sebelumnya yang mencapai 48 tahun.

Meski demikian, pemerintah menargetkan untuk terus memangkas waktu tunggu tersebut agar semakin singkat di masa mendatang.

“Saya akan terus berupaya agar masa tunggu ini bisa dipersingkat lagi,” tegasnya.

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0 Persen, Upaya Hilangkan Kemiskinan di Indonesia

Pemerintah juga tengah mengembangkan proyek ambisius berupa Kampung Haji Indonesia di Makkah. Dalam rapat tersebut, Presiden berdiskusi dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar serta jajaran Danantara terkait progres proyek ini.

Melalui Danantara, pemerintah telah mengamankan lahan seluas 45 hektare untuk pembangunan kawasan tersebut. Rencananya, Kampung Haji Indonesia akan dilengkapi dengan berbagai menara akomodasi yang mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.

“Kita akan bangun kawasan khusus dengan banyak menara untuk menampung jamaah haji Indonesia,” jelas Presiden.

Baca Juga: Hemat APBN, Menkeu Purbaya Pangkas Perjalanan Luar Negeri Pejabat Hingga 70 Persen

Dalam upaya menekan biaya haji, Presiden juga mendorong pembentukan perusahaan patungan antara Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Menurutnya, kerja sama ini akan mengatasi inefisiensi penerbangan yang selama ini terjadi. Pesawat Garuda yang mengantar jamaah ke Arab Saudi sering kembali tanpa penumpang, begitu pula sebaliknya dengan maskapai Saudi.

Halaman:

Tags

Terkini