news

Baru Gencatan Senjata, Iran Tutup Selat Hormuz lagi Buntut Serangan Israel ke Lebanon

Kamis, 9 April 2026 | 11:57 WIB
Baru Gencatan Senjata, Iran Tutup Selat Hormuz lagi Buntut Serangan Israel ke Lebanon (Ilustrasi/istimewa )

Data korban jiwa pun terus bertambah. Setidaknya 182 orang dilaporkan tewas dalam satu hari, menjadikannya salah satu hari paling mematikan sejak konflik dimulai.

Sementara itu, Al Jazeera melaporkan angka yang lebih tinggi, yakni 254 korban tewas dan lebih dari 1.100 orang terluka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa konflik di Lebanon seharusnya termasuk dalam cakupan gencatan senjata.

Baca Juga: Antisipasi El Nino Godzilla, Pemerintah Siapkan Air Irigasi dengan Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca

Namun, pandangan ini bertolak belakang dengan sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan kesepakatan tersebut tidak berlaku untuk wilayah Lebanon.

Di sisi lain, mediator dari Pakistan menegaskan bahwa perjanjian damai seharusnya berlaku secara menyeluruh, termasuk di Lebanon dan kawasan lain yang terdampak konflik.

Penutupan Selat Hormuz dan meningkatnya konflik bersenjata menunjukkan bahwa situasi di Timur Tengah masih jauh dari stabil.

Baca Juga: Pengadaan Motor Operasional MBG Jadi Sorotan, Kepala BGN Beri Keterangan

Ketidakpastian ini tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga berpotensi mengguncang ekonomi global, terutama di sektor energi.

Dikhawatirkan jika tidak segera ditangani melalui diplomasi yang efektif, konflik ini bisa berkembang menjadi krisis yang lebih luas dengan dampak internasional yang signifikan. ***

Halaman:

Tags

Terkini