INSIBERNEWS - Belakangan, jagat media sosial ramai memperbincangkan ribuan sepeda motor yang diduga menjadi kendaraan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Unggahan Instagram @undercover.id pada Selasa, 7 April 2026, menampilkan deretan motor trail hingga motor listrik yang masih terbungkus rapi dan diangkut menggunakan mobil besar.
Dalam keterangan unggahan tersebut tertulis, "Belum jelas, sudah dispill," yang menimbulkan berbagai spekulasi publik. Motor-motor ini bahkan ditempel logo Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga menambah rasa penasaran masyarakat.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Bea Cukai Siapkan 380 Lowongan untuk Lulusan SMA, Rekrutmen Segera Dibuka
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan penjelasan resmi. Ia memastikan bahwa pengadaan ribuan motor trail tersebut memang telah direncanakan sejak tahun lalu.
Menurut Dadan, kendaraan ini disiapkan sebagai bagian dari anggaran 2025 untuk mendukung operasional Program MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," jelas Dadan di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Baca Juga: Gencatan Senjata Akhiri Perang Panas AS dan Iran, Selat Hormuz Segera Dibuka
Meski foto dan video motor telah viral, Dadan menegaskan kendaraan tersebut belum dibagikan secara resmi. Motor-motor itu masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum bisa digunakan.
"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," imbuhnya.
Seiring dengan viralnya video, muncul informasi yang menyebut jumlah motor operasional MBG mencapai 70.000 unit. Namun, Dadan menegaskan kabar ini tidak benar alias hoaks.
Baca Juga: Offset Ditembak di Florida, Begini Kondisi Terbaru Sang Rapper Migos
Menurutnya, total motor listrik yang sudah direalisasikan hingga kini sebanyak 21.801 unit dari total 25.000 unit yang dipesan pada tahun 2025. Proses pengadaan dilakukan secara bertahap, dimulai pada Desember 2025.
Hingga saat ini, BGN belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal distribusi motor operasional untuk program MBG di seluruh Indonesia. ***