news

Bus Jamaah Umrah Indonesia Terbakar di Dekat Madinah, KJRI Pastikan Kepulangan Tetap Sesuai Jadwal

Minggu, 29 Maret 2026 | 15:16 WIB
Bus Jamaah Umrah Indonesia Terbakar di Dekat Madinah, KJRI Pastikan Kepulangan Tetap Sesuai Jadwal (Baznas)

INSIBERNEWS - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah memastikan jamaah umrah asal Indonesia yang mengalami insiden bus terbakar di dekat Madinah tetap akan dipulangkan sesuai jadwal, yakni pada 31 Maret 2026.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambary, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk memastikan kondisi para jamaah tetap aman pascakejadian.

“Jamaah tetap dijadwalkan pulang pada 31 Maret 2026,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Cianjur Hanguskan 12 Rumah, Warga Ungkap Detik-Detik Mencekam

Seluruh Jamaah Selamat, Tidak Ada Korban Luka
Insiden tersebut melibatkan 24 jamaah umrah Indonesia, yang sebagian besar berasal dari Sumatera Barat. Saat kejadian, mereka berada dalam satu bus yang kemudian mengalami kebakaran di perjalanan menuju Madinah.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka fisik. Dokumen penting seperti paspor juga dilaporkan aman dan tidak terdampak kebakaran.

Meski demikian, beberapa jamaah, terutama anak-anak, mengalami trauma ringan dan untuk sementara waktu merasa enggan kembali menggunakan transportasi bus.

Baca Juga: Kontroversi SPPG Bengkulu Viral: Pembelaan Wehelmi Ade Tarigan Picu Pro-Kontra Netizen

Kronologi Kejadian: Bau Terbakar hingga Ledakan Ban
Peristiwa terjadi sekitar 20 menit sebelum rombongan tiba di Madinah. Sebelum kebakaran terjadi, jamaah sempat mencium bau seperti kopling terbakar dan telah dua kali mengingatkan sopir.

Namun, pengemudi yang diketahui merupakan warga negara Mesir menyatakan kondisi kendaraan masih aman untuk melanjutkan perjalanan.

Tak lama kemudian, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari ban. Sopir langsung menghentikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang turun untuk menghindari risiko lebih besar.

Baca Juga: Viral Dugaan Pemalakan di Tanah Abang Saat Lebaran 2026, Pengendara Motor Diminta Rp300 Ribu

Api kemudian dengan cepat membesar, sementara alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di dalam bus tidak mampu mengendalikan kobaran api.

Evakuasi Cepat dan Penanganan KJRI
Sekitar 30 menit setelah insiden, bus pengganti tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi para jamaah menuju hotel Manazel Al Sadiq untuk beristirahat dan pemulihan.

Halaman:

Tags

Terkini