INSIBERNEWS - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap pengendara motor mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Tanah Abang dan menyita perhatian publik, terutama di tengah suasana mudik dan libur Lebaran 2026.
Video yang diunggah akun Instagram @fakta.jakarta pada Sabtu (28/3/2026) menunjukkan seorang pemotor diduga menjadi korban pemerasan oleh sejumlah orang tak dikenal.
Dalam narasi unggahan, korban disebut dimintai uang hingga Rp300 ribu oleh oknum yang diduga preman setempat.
Baca Juga: Viral Mobil Nyungsep di Pekarangan Warga Cikarang Utara, Diduga Sopir Mengantuk
Kronologi Dugaan Pemalakan
Berdasarkan informasi yang beredar, insiden bermula saat korban menepi di pinggir jalan untuk membuka aplikasi peta digital guna memastikan rute perjalanan menuju Bandung. Namun, situasi berubah ketika tiga orang menghampiri dan mengaku sebagai warga lokal.
Mereka kemudian meminta sejumlah uang dengan alasan kendaraan korban menggunakan pelat nomor luar daerah. Tanpa banyak pilihan, korban disebut terpaksa mengikuti permintaan tersebut.
Modus Pelaku: Dalih “Uang Lingkungan”
Dalam rekaman video, terdengar salah satu terduga pelaku menyebut bahwa uang yang diminta merupakan bentuk kontribusi untuk lingkungan. Bahkan, mereka berdalih aksi tersebut hanya dilakukan “setahun sekali”.
Tak hanya itu, pelaku juga sempat mengambil kartu e-money milik korban yang berada di dashboard kendaraan. Setelah mendapatkan uang dan kartu tersebut, para pelaku langsung meninggalkan lokasi.
Hingga kini, pihak kepolisian dari wilayah Jakarta Pusat dikabarkan tengah menyelidiki kejadian yang viral tersebut. Namun, belum ada keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun perkembangan kasusnya.
Peristiwa ini pun menuai beragam reaksi dari warganet, yang merasa resah dengan adanya dugaan aksi premanisme, terutama saat momentum Lebaran yang identik dengan perjalanan mudik dan aktivitas luar kota.
Baca Juga: Beda Nasib dengan Yaqut, KPK Tolak Permohonan Tahanan Rumah Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengendara, khususnya yang melintas di wilayah perkotaan, untuk tetap waspada. Disarankan agar tidak berhenti di tempat sepi serta segera melapor ke pihak berwenang jika mengalami kejadian serupa.
Kasus ini juga diharapkan menjadi perhatian serius aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan, sehingga masyarakat dapat merasa aman saat beraktivitas, terutama di masa liburan besar seperti Lebaran. ***
Artikel Terkait
Indonesia Tak Masuk Daftar Sahabat Iran, Hanya 6 Negara Ini yang Dapat Ijin Lewat Selat Hormuz, Apa Penyebabnya?
Selat Hormuz Memanas! RI Jalin Komunikasi dengan Iran, Dua Kapal Pertamina Segera Diharapkan Keluar
Dinilai Tidak Manusiawi, PT Heng Jaya Dikecam Keras Usai Bungkus Jenazah Karyawan dengan Karung
Viral Mobil Nyungsep di Pekarangan Warga Cikarang Utara, Diduga Sopir Mengantuk
Sang Ibunda Tutup Usia, Anji Kenang Momen Terakhir yang Tak Terlupakan