Insiden ini berdampak besar pada jadwal misi. Spacewalk yang seharusnya menjadi yang ke-10 bagi Fincke terpaksa dibatalkan, termasuk kesempatan pertama bagi rekannya, Zena Cardman.
Lebih jauh lagi, Fincke dan tiga kru lainnya harus kembali ke Bumi lebih cepat dari jadwal. Proses pemulangan dilakukan menggunakan wahana milik SpaceX pada 15 Januari.
Setibanya di Bumi, mereka langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Dinilai Tidak Manusiawi, PT Heng Jaya Dikecam Keras Usai Bungkus Jenazah Karyawan dengan Karung
Fincke mengaku sempat merasa bersalah karena insiden tersebut berdampak pada banyak pihak. Namun, ia mendapat dukungan penuh dari rekan-rekannya serta administrator NASA, Jared Isaacman.
Mereka menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan kesalahan individu, melainkan risiko yang melekat pada eksplorasi luar angkasa.
Meski mengalami kejadian tak terduga, Fincke tetap menunjukkan semangat tinggi. Ia berharap dapat kembali menjalani misi ke luar angkasa di masa depan.
Kisah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa eksplorasi antariksa masih menyimpan banyak misteri, terutama terkait dampaknya terhadap kesehatan manusia. Penelitian lebih lanjut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan astronaut dalam misi-misi berikutnya. ***