Konten Joget Tanpa APD Disayangkan
BGN juga menyayangkan tindakan pria tersebut yang membuat konten hiburan di dalam dapur tanpa mengenakan APD. Aksi ini dinilai tidak mencerminkan standar operasional yang seharusnya diterapkan dalam pengolahan makanan.
Pihak BGN pun mengingatkan seluruh mitra SPPG agar lebih disiplin dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak citra program.
“Ini harus jadi pembelajaran bagi semua pihak. Dapur bukan tempat untuk konten yang melanggar aturan,” ujar Nanik.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa program pemerintah, khususnya yang menyangkut kesehatan dan gizi masyarakat, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Transparansi, kepatuhan terhadap aturan, serta profesionalisme menjadi kunci utama agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
Di tengah perhatian publik yang semakin besar, BGN menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi dan memastikan program MBG berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. ***