INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi terkait Warga Negara Indonesia yang menerima bantuan dana Lembaga Penyelenggara Dana Pendidikan (LPDP).
Pernyataan ini muncul usai viral video seorang WNI alumni penerima dana LPDP menghina pasport Indonesia yang lemah.
WNI tersebut merupakan Dwi Sasetyaningtyas yang juga seorang istri dari laki-laki penerima LPDP.
Baca Juga: Berkolaborasi Bersama ANTAM Merawat Tanah, Wahyudin Berhasil Mengubah Wajah Kalongliud
Dalam video viralnya Dwi bangga menunjukkan status resmi warga negara kedua anaknya yang merupakan warga negara Inggris.
Dalam video tersebut, Dwi juga mengatakan bahwa cukup dirinya sebagai ibu yang menjadi WNI, kedua anaknya jangan sampai sama seperti ibunya.
Video Dwi yang memamerkan kewarganegaraan kedua anaknya sebagai warga Inggris mencuat di media sosial dan menjadi pembicaan publik.
Baca Juga: Operasi Militer Tewaskan Bos Kartel El Mencho, Pecahkan Kerusuhan di Meksiko
Banyak publik yang mengatakan bahwa video Dwi tidak pantas terlebih Dwi dan suaminya merupakan alumni penerima dana LPDP.
Bahkan banyak publik yang membicarakan kontribusi Dwi dan suaminya terhadap Indonesia setelah menerima dana LPDP.
Lebih lanjut, Menkeu Purbaya turut bersuara terkait para penerima LPDP. Ia meminta bagi para warga Indonesia yang memiliki kesempatan mendapat dana LPDP untuk tidak menghina negara.
Baca Juga: Operasi Militer Tewaskan Bos Kartel El Mencho, Pecahkan Kerusuhan di Meksiko
"Saya harapkan ke depan teman-teman yang dapat pinjaman LPDP ya kalau mau gak seneng ya gak seneng jangan menghina hina negara lah," kata Purbaya, Senin 23/02/2026.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar dana LPDP berasal dari pajak dan dari hutang yang disisihkan untuk pertumbuhan SDM Indonesia.