INSIBERNEWS - Upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga Senin, 26 Januari 2026. Peristiwa longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari itu meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat.
Di tengah operasi pencarian, sebuah video yang memperlihatkan kesaksian seorang anak laki-laki mendadak viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @gumihooo15 pada Minggu, 25 Januari 2026, Bocah bernama Dafa mengungkapkan bahwa 15 teman bermainnya menjadi korban longso, dan baru satu yang ditemukan.
Baca Juga: Bela Istri dari Jambret, Warga Sleman Jadi Tersangka dan Kasus Berujung Restorative Justice
Detik-detik Longsor Diceritakan Warga ke Dedi Mulyadi
Kesaksian memilukan juga datang dari para warga yang kini mengungsi di posko darurat. Mereka menceritakan pengalaman saat longsor menghantam rumah kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram resminya, Dedi Mulyadi mendengarkan langsung cerita warga yang menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
“Saat dengar suara gemuruh dari atas, kami langsung lari keluar rumah,” tutur seorang warga.
Baca Juga: Jokowi Dijadwalkan Berpidato di Rakernas PSI Makassar, Momentum Konsolidasi Era Kaesang
Warga lainnya mengaku sempat merasakan getaran mirip gempa sebelum tanah bergerak dan longsor menghantam permukiman.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur yang akrab disapa KDM menawarkan opsi relokasi sementara kepada para korban. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan bantuan dana sebesar Rp10 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk memenuhi kebutuhan hidup selama dua bulan ke depan.
“Silakan cari kontrakan dulu di tempat yang lebih aman, supaya tidak semakin stres,” ujar KDM.
Baca Juga: Lovestagram Lagi? Unggahan Jennie di Jepang Kembali Seret Nama V BTS
Berdasarkan data terbaru Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Senin pagi, 26 Januari 2026, sebanyak 25 kantong jenazah (body bag) telah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor.
Dari jumlah tersebut, 17 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, sementara 8 lainnya masih dalam proses identifikasi.