INSIBERNEWS - Dunia musik Tanah Air kembali berduka. Lucky Widja, vokalis band Element, meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026, setelah bertahun-tahun berjuang melawan gangguan ginjal kronis yang memaksanya menjalani terapi cuci darah secara rutin.
Kepergian Lucky Widja tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan musisi, tetapi juga membuka kembali perhatian publik terhadap beratnya perjuangan pasien penyakit ginjal kronis yang bergantung pada cuci darah sebagai penopang hidup.
Kabar wafatnya Lucky pertama kali disampaikan oleh rekan satu bandnya, Ferdy Tahier, melalui unggahan emosional di media sosial. Dalam pesan perpisahan tersebut, Ferdy mengenang perjuangan Lucky yang selama beberapa tahun terakhir harus menjalani cuci darah dan menggunakan bantuan oksigen demi bertahan hidup.
Baca Juga: Lovestagram Lagi? Unggahan Jennie di Jepang Kembali Seret Nama V BTS
"Selamat jalan sahabat gue, adik gue, partner gue di panggung, lo sudah tenang, enggak sakit lagi, ga butuh cuci darah lagi, enggak perlu oxygen lagi," tulis Ferdy dalam keterangan di Instagram.
"Lo happy sekarang sudah muda lagi, tenang di sana ya Ki. Gw sendirian di panggung nyanyinya sekarang. Semoga gw bisa ya nyanyi sendiri. Semoga lo husnul khatimah. Sampai ketemu lagi kita ya brader," tulisnya,
Lucky Widja diketahui menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.26 WIB. Prosesi pemakaman almarhum dilangsungkan pada Senin, 26 Januari 2026, siang hari di TPU Jeruk Purut, Jakarta.
Baca Juga: Noel Sebut Ada Menteri Kabinet Terancam Terseret Kasus Korupsi, Nama Menkeu Purbaya Disebut!
Sebelum wafat, Lucky didiagnosis menderita tuberkulosis (TB) ginjal sejak tahun 2022. Penyakit langka ini menyerang hampir seluruh saluran kemih dan menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara signifikan.
Kondisi tersebut ditandai dengan penyusutan salah satu ginjal serta pembengkakan pada ginjal lainnya, hingga akhirnya membuat Lucky harus menjalani terapi cuci darah secara berkala.
Kepergian Lucky Widja menjadi pengingat bahwa penyakit ginjal kronis bukan hanya persoalan medis, tetapi juga perjuangan panjang yang menuntut kekuatan fisik, mental, dan dukungan dari orang-orang terdekat.
Artikel Terkait
Mendagri 'Wanti-wanti' Longsor Cisarua, Relokasi jadi Harga Mati demi Keselamatan Warga
WNI Jadi Tentara AS: Yusril Ihza Mahendra Ingatkan Aturan Pencabutan Status Kewarganegaraan
Lovestagram Lagi? Unggahan Jennie di Jepang Kembali Seret Nama V BTS
Noel di Sidang Tipikor: Kritik KPK, Siap Terima Hukuman Mati Jika Terbukti Korupsi
Reza Arap Siap Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah
Noel Sebut Ada Menteri Kabinet Terancam Terseret Kasus Korupsi, Nama Menkeu Purbaya Disebut!