INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu perhatian dunia internasional setelah membagikan sebuah foto yang diklaim menunjukkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, berada dalam tahanan militer AS.
Gambar tersebut diunggah Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Sabtu (3/1).
Dalam foto itu, Maduro tampak mengenakan pakaian olahraga, dengan penutup mata serta headphone di telinganya. Ia disebut berada di atas kapal perang milik Angkatan Laut AS, USS Iwo Jima. Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi global mengenai nasib pemimpin Venezuela itu.
Baca Juga: Terungkap! Fakta Unik John Herdman Usai Resmi Ditunjuk Latih Timnas Indonesia
Klaim Penangkapan dan Tuduhan Narkoterorisme
Menurut pernyataan Trump, Maduro ditangkap bersama istrinya, Cilia Flores, dari kediaman mereka yang berada di kawasan pangkalan militer. Keduanya kemudian dibawa ke kapal perang AS sebelum diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan serius terkait narkoterorisme.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat sebelumnya menuding pemerintahan Maduro sebagai rezim yang terlibat dalam praktik korupsi dan didanai oleh jaringan perdagangan narkoba internasional. Pemerintah AS juga menegaskan tidak pernah mengakui Maduro sebagai presiden sah Venezuela.
Baca Juga: Mulai Era Baru Sepak Bola Nasional, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Di sisi lain, pemerintah Venezuela sebelumnya sempat menyatakan tidak memiliki informasi mengenai keberadaan Nicolas Maduro. Otoritas di Caracas mendesak Amerika Serikat untuk memberikan bukti konkret bahwa Maduro benar-benar ditahan dan dalam kondisi aman.
Operasi Militer Skala Besar
Masih pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan operasi berskala besar di wilayah Venezuela. Ia kembali menegaskan bahwa operasi tersebut berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, yang kemudian diterbangkan ke luar negeri.
Pengumuman ini memperuncing ketegangan politik antara Washington dan Caracas serta memicu reaksi beragam dari komunitas internasional.