Keputusannya bukan main-main. Purbaya kemudian meraih gelar Master dan Doktor di bidang Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat, sebelum akhirnya dipercaya memegang kursi Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih di era Presiden Prabowo Subianto pada September 2025. Walau baru beberapa bulan menjabat, performanya langsung menuai pujian.
Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Purbaya sebagai menteri berkinerja terbaik pada Oktober 2025. Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengungkapkan Purbaya menjadi figur dengan penilaian positif tertinggi, mencapai 17,5 persen, mengungguli Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
Di balik berbagai capaiannya hari ini, Purbaya tak lupa pada kisah masa kecilnya yang menurutnya memberi pondasi mental yang kuat. Ia mengenang didikan orang tuanya di Bogor, Jawa Barat, yang mengajarkannya bangun pagi dan berjalan kaki tiap hari menuju kawasan kampus.
“Setengah lima udah bangun, pukul lima pagi sudah jalan kaki dua kilometer dari rumah ke depan kampus,” ucap Purbaya dalam sebuah acara di IPB, Bogor, pada 21 November 2025.
“Makanya saya tinggi, rajin jalan pagi dulu,” tambahnya sambil tersenyum.
Rutinitas pagi itu, menurutnya, bukan hanya membentuk kebiasaan sehat, tetapi juga melatih kedisiplinan dan mental tangguh sejak kecil.
Baca Juga: Rekrut WNI Pengangguran, BNN Bongkar Modus Dewi Astutik Buron Jaringan Narkoba Internasional
“Itu salah satu hal yang menggembleng saya jadi cukup teguh menghadapi tantangan,” ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa jika dirinya bangun terlambat, ia bisa dimarahi guru karena telat masuk kelas. Tekanan sederhana itu justru mengasah karakter dan konsistensi yang ia bawa hingga dewasa.
“Kalau bangunnya telat dan terlambat masuk kelas, repot. Bisa dimarahi guru,” tutup Purbaya.***