INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah menceritakan perjalanan panjang hidup dan kariernya yang penuh tikungan tajam.
Dalam sebuah siniar di YouTube Gita Wirjawan, Rabu (3/12/2025), Purbaya membuka kisah masa mudanya saat bekerja sebagai field engineer di Schlumberger Overseas—a journey yang ia jalani selama lima tahun pada 1989–1994. Pekerjaan tersebut, menurutnya, menawarkan gaji besar, tapi juga “menguras habis” tenaga dan pikiran.
Baca Juga: Atasi Gangguan Distribusi, Menteri ESDM Izinkan Beli BBM Subsidi Tanpa Barcode di Wilayah Bencana
“Setelah lima tahun jenuh juga di field,” ujar Purbaya mengenang masa lalu yang ia jalani di sektor minyak dan gas yang penuh tekanan.
Ia tak menutupi bahwa dunia kerja tersebut membuatnya kerap kehilangan waktu tidur.
“Uangnya banyak, tapi kerjaannya capek, sering begadang,” lanjutnya.
Dalam salah satu pengalamannya yang paling ekstrem, ia mengaku pernah tidak tidur selama lima hari lima malam penuh karena tuntutan pekerjaan.
“Kalau sehari semalam itu biasa. Saya pernah paling lama nggak tidur lima hari lima malam,” tuturnya.
Ia kemudian menjelaskan bahwa standar keselamatan kerja di laut lebih ketat dibanding di darat.
“Kalau di laut, dua malam saja sudah nggak boleh. Harus ganti orang, harus istirahat,” tambah Purbaya.
Keletihan dan kejenuhan itu menjadi titik balik yang membuatnya memutuskan keluar dari pekerjaan bergaji tinggi tersebut. Ia memilih banting setir sepenuhnya dan kembali ke dunia akademik, sesuatu yang kemudian menjadi fondasi kariernya hari ini.
Baca Juga: Demi Jemput Warga Terisolir, Prajurit TNI AD Pikul Berton-ton Logistik Menembus Hutan Sitahuis
“Ya saya banting setir aja ke ekonomi, karena capek. Sejak itu saya malah merasa seru mempelajari ekonomi,” kata Purbaya.