INSIBERNEWS - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti soal bencana banjir dan longsor yang terjadi si Sumatera Barat, Utara, Tengah dan Aceh.
Bencana yang telah merenggut ratusan nyawa dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, musibah ini telah menjadi perhatian utama publik.
Rumah-rumah hilang, kendaraann berantakan tak bisa diselamatkan, hingga jembatan hancur terputus akibat arus banjir yang sangat besar.
Baca Juga: Gak Cuma Warganya, Pohon di Bandung Bakal Punya KTP! Apa Fungsinya?
Peristiwa ini telah membuat publik berduka terhadap warga yang berada di Sumatera. Doa dan berbagai bantuan pun sudah mulai dikirimkan oleh pemerintah, maupun lembaga-lembaga sosial meskipun akses masih sulit ditembus menuju lokasi terdampak.
Melihat bencana tersebut, Dedi Mulyadi ikut mengirimkan doa dan perhatian terhadap warga Sumatera dan Aceh.
"Gerimis pagi ini mengantar kita doa untuk saudara-saudara kita di Aceh, di Sumatera Barat, da Sumatera Utara semoga bisa melewati berbagai musibah yang dialaminya,dan kita sedikit atau besar mari bersama-sama bergandengan tangan untuk menuntuskan, menyelesaikan, menolong yang dialaminya," ungkap Dedi Mulyadi, dikutip INSIBERNEWS, Rabu 3/12/2025.
Baca Juga: Prediksi Arus Mudik Nataru Capai 119,5 Juta Jiwa, Kemenhub Siapkan Antisipasi
Selain memanjatkan doa, gubernur yang sering disapa KDM itu ikut menyoroti tokoh politikus yang disebut netizen sebagai dalang musibah yang terjadi di Sumatera.
Sebagai informasi, Zulkilfli Hasan alias Zulhas dan Raju Juli tak lama ini beredar luas di media sosial bahwa bencana yang terjadi di Sumatera merupakan kesalahan mereka dalam mengambil keputusan dan kebijakan selama menjabat sebagai menteri kehutanan.
Menyoroti hal itu, KDM meminta pihak-pihak yang menjabat maupun pernah menjabat sebagai menteri kehutanan yang khilaf dalam mengambil keputusan untuk segera taubat dan mengakui kesalahan.
"Dan kita sampaikan juga kepada para pihak yang telah melakukan kekeliruan dalam mengambil keputusan, dalam mengambil kebijakan sehingga menimbulkan bencana, untuk menyadarinya," ujar KDM.
Baca Juga: Muncul Beberapa Orang Pencitraan Dalam Bantuan Bencana Sumatera, Inul Daratista Geram