“Mungkin semua mahasiswa teknik sipil akan saya minta untuk turun membangun jembatan,” kata Prabowo.
Selain kalangan kampus, kekuatan aparat negara juga dikerahkan. Prabowo menyebut batalyon Zeni TNI, kompi Brimob, serta personel kepolisian akan terlibat penuh membantu pembangunan secara teknis di wilayah yang sulit dijangkau.
“Saya minta TNI kerahkan Zeni, dan Brimob ikut bantu rakyat di desa-desa untuk atasi masalah jembatan,” ungkapnya.
Ia menegaskan percepatan pembangunan jembatan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Dengan adanya jembatan yang aman, mereka tidak perlu lagi mempertaruhkan nyawa demi bisa mengikuti pelajaran di sekolah.
Baca Juga: Mendikdasmen Lapor ke Presiden, Tunjangan Guru Naik dan Bonus Sudah Ditransfer Langsung
Akses pendidikan yang merata, aman, dan layak, menurut Prabowo, adalah fondasi penting agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Pembentukan Satgas Darurat Jembatan menjadi salah satu langkah besar yang ia klaim akan terus dipantau langsung dari meja kerjanya.***