news

Amran Sulaiman Ancam Copot ASN Kementan yang Sewakan Lahan Negara: 'Langsung di Lapangan!'

Kamis, 13 November 2025 | 13:00 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertanian yang bermain-main dengan aset negara.

Ia dengan tegas menyatakan akan langsung mencopot pejabat yang kedapatan menyewakan lahan milik negara kepada pihak luar.

Baca Juga: Pasar Modal Bukan Tempat Judi, OJK Ingatkan Investor untuk Berpikir Logis dan Legal

Pernyataan keras itu disampaikan Amran saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lahan percobaan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Padi Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (13/11/2025). 

“Model baru sekarang, tidak perlu rapat lama-lama di kantor. Kalau saya temukan kasus seperti ini, akan saya copot langsung di lapangan,” ujarnya dengan nada tegas di hadapan para pegawai.

Baca Juga: Paspor Elektronik RI Kini Punya Fitur Fluorescent, Lebih Aman dan Tampak Mewah di Bawah Sinar UV

Amran menegaskan, sikap tegas itu merupakan bagian dari reformasi internal Kementerian Pertanian agar seluruh jajaran bekerja cepat, bersih, dan profesional. Ia juga menekankan bahwa jabatan bukan hak istimewa, melainkan amanah yang bisa dicabut kapan saja bila disalahgunakan.

Menurutnya, lahan negara adalah aset penting yang seharusnya digunakan untuk riset dan produksi pertanian guna meningkatkan ketahanan pangan nasional, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Kita ini diberi amanah besar untuk menjaga aset rakyat. Jadi jangan ada yang coba-coba memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Lahan itu milik negara, bukan milik individu,” tegasnya.

Baca Juga: ADOR Diduga Sengaja Ciptakan Drama Internal NewJeans, Fans Soroti Pernyataan yang Masih Gantung

Dalam kunjungan tersebut, Amran juga meninjau kondisi lahan percobaan dan berdialog langsung dengan petugas lapangan. Ia meminta agar setiap fasilitas pertanian dimanfaatkan maksimal demi kepentingan petani dan peningkatan produksi pangan dalam negeri.

Selain itu, ia berjanji akan memperkuat sistem pengawasan internal agar praktik penyalahgunaan aset negara tidak terulang.

Amran menegaskan, Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinannya akan mengedepankan integritas dan kerja nyata di lapangan, bukan sekadar rutinitas birokrasi.***

Tags

Terkini