INSIBERNEWS - Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Waru–Juanda KM 1.500/A, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin pagi (27/10) sekitar pukul 07.50 WIB. Empat mobil dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah setelah saling menabrak di jalur kanan arah timur ke barat.
Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat karena posisi kendaraan yang saling berhimpitan di tengah jalur tol. Petugas kepolisian dan pengelola tol langsung turun tangan untuk mengevakuasi kendaraan dan mengatur arus kendaraan yang menumpuk di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Pasar Barito 'Disulap' Jadi Lebih Modern, Gubernur DKI Janjikan Sewa Gratis untuk Pedagang!
Kanit PJR Jatim 2 Ditlantas Polda Jatim, AKP Yudho, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Calya dengan nomor polisi AE 1421 FF yang dikemudikan oleh Eko Prastyo (32) mengurangi kecepatan karena adanya perlambatan di depannya.
“Tiga mobil di belakangnya, yaitu Toyota Yaris W 1783 RM, Honda Brio N 1875 ABL, dan Toyota Zenix W 1012 RB, melaju dalam satu arah. Karena jarak antar mobil terlalu dekat, tabrakan beruntun pun tidak bisa dihindari,” ujar AKP Yudho, Senin (27/10).
Benturan beruntun itu menyebabkan bagian depan dan belakang keempat mobil ringsek. Beberapa bagian kendaraan tampak penyok cukup parah, terutama pada dua mobil yang berada di tengah, karena mendapat benturan dari depan dan belakang secara bersamaan.
Baca Juga: Soal Penyebar Meme Bahlil Lahadalia, Bahlil Sebut Sudah Maafkan Penyebar dan Stop Laporan
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Semua pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.
“Luka ringan, luka berat, meninggal dunia nihil,” kata Yudho menegaskan.
Petugas kemudian mengevakuasi kendaraan dengan mobil derek untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang. Proses evakuasi berjalan sekitar satu jam, sebelum akhirnya arus lalu lintas kembali normal menjelang pukul 09.00 WIB.
Baca Juga: FIFA Bikin Turnamen Baru di Asia Tenggara, ASEAN Cup Bakal Saingi Piala AFF?
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga penyebab utama kecelakaan adalah kurangnya antisipasi pengemudi serta tidak menjaga jarak aman antar kendaraan. Faktor kecepatan yang cukup tinggi juga diduga memperparah benturan yang terjadi secara beruntun.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalan tol, terutama pada jam sibuk pagi hari.
“Jangan terlalu dekat dengan kendaraan di depan, apalagi kalau arus sedang padat. Jaga jarak aman, karena satu detik lengah bisa berakibat fatal,” pesan Yudho. ***