news

Danantara Bakal Negosiasi Langsung ke China Soal Utang Whoosh, Menkeu Purbaya Ogah Ikut

Jumat, 24 Oktober 2025 | 10:29 WIB
Danantara Bakal Negosiasi Langsung ke China Soal Utang Whoosh (Istimewa )

INSIBERNEWS - Utang jumbo proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh menjadi topik perbincangan hangat akhir-akhir ini.

Chief Operation Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan bahwa Danantara masih terus melakukan negosiasi dengan China terkait utang tersebut dan meyakinkan masyarakat tentang manfaat yang diberikan oleh pengadaan Whoosh ini.

“Masyarakat nggak usah khawatir, bahwa Whoosh ini kan memberikan manfaat banyak ya, terutama sekali transportasi,” ucap Dony kepada awak media di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Baca Juga: Asmara Ammar Zoni: Mengapa Dokter Kamelia, Nekat Dampingi Sang Aktor Hingga Lapas Nusakambangan? Ini Profil dan Biodatanya

“Sehari itu sekarang kurang lebih 20-30 ribu penumpang yang kita layani dan itu akan terus kita tingkatkan kualitas pelayanannya,” imbuhnya.

Sementara untuk restrukturisasi pembayaran utang selama 60 tahun, Dony mengatakan pihaknya akan berangkat ke China untuk melakukan negosiasi pada beberapa hal.

“Kita terus bernegosiasi, kami akan berangkat (ke China) lagi juga untuk menegosiasikan mengenai term dari pinjamannya,” ucap Dony.

Baca Juga: Ratusan Tokoh Dunia Serukan Hentikan Pengembangan Super AI, Khawatir Ubah Masa Depan Umat Manusia

“Ini menjadi point of negotiation kita, berkaitan sama jangka waktu pinjaman, suku bunga kemudian ada beberapa mata uang yang akan kita diskusikan dengan mereka,” jelasnya.

Targetkan Kesepakatan Rampung di 2025
Dony mengaku setiap opsi memiliki kelebihan dan kekurangan, oleh karena itu masih dikaji mana yang akan dipilih oleh Danantara.

“Akan kita pelajari dan kita negosiasikan untuk memberikan manfaat terbanyak untuk kita, kurang lebih begitu,” tambahnya.

Baca Juga: Lionel Messi Perpanjang Kontrak di Inter Miami hingga 2028, Siap Tutup Karier di Negeri Paman Sam

"Tapi bagi kami secara pengelola KCIC, tentu yang paling penting adalah bagaimana kemudian layanannya bisa kami pastikan terus meningkat,” sambungnya.

Oleh karena itu, kesepakatan mengenai jalan keluar pembayaran utang, kata Dony harus selesai secepatnya bahkan ditargetkan di tahun ini.

Halaman:

Tags

Terkini