INSIBERNEWS - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap bakal menarik dana yang tak terserap di program makan bergizi gratis (MBG).
Mengenai penyerapan anggaran MBG, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana membeberkan perhitungan proyeksi anggarannya hingga pertengahan November.
Dadan menyatakan bahwa penyerapan anggaran berkaitan dengan jumlah penerima manfaat yang berhasil dilayani oleh program MBG.
Baca Juga: Waduh! Isi Gugatan Cerai Andre Taulany Bocor, Diduga Ungkap Masalah Hubungan Istri dengan Mertua
Selanjutnya, banyaknya jumlah penerima manfaat juga sejalan dengan banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berdiri.
Dadan menjelaskan bahwa satu SPPG, bisa menyerap anggaran Rp900 juta hingga Rp1 miliar per bulan.
“Siang ini saya baru dapat laporan, tadi saya menyampaikan 11.918 SPPG, barusan ada laporan 12.000, jadi tambah 100 (SPPG),” kata Dadan di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Baca Juga: Heboh! Selebgram Jule Istri Oppa Korea Daehoon, Sudah Punya Anak 3, Selingkuh Dengan Petinju
“Artinya, sudah bertambah Rp100 miliar untuk nyerap anggaran. Jadi, kita prediksi dengan 12 ribu (SPPG) dalam 10 hari ke depan akan menyerap Rp6 triliun karena penyerapan kita per periode 10 sampai 12 hari,” paparnya.
Target Penyerapan Anggaran Oktober 2025 hingga Pertengahan November 2025
Untuk penyerapan anggaran sampai Oktober 2025, Dadan memproyeksikan akan menjadi Rp33 triliun.
“12 ribu (SPPG) itu Rp6 triliun, jadi Rp27 triliun ditambah Rp6 triliun itu Rp33 triliun di akhir Oktober,” ucapnya.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul: Warga Cikande yang Terdampak Radioaktif Cesium-137 Bakal Terima Bantuan Kemensos
“Di November, tanggal 15 itu kemungkinan akan membentuk 15 ribu SPPG, sehingga pertengahan pertama November itu kita akan menyerap Rp7,5 triliun,” tambahnya.
Penyerapan anggaran, kata Dadan jika terus konsisten dengan angka yang sama sampai akhir tahun 2025, maka dalam 2 bulan, pelaksanaan MBG bisa menyerap dana sekitar Rp30 triliun.