news

Respon Menlu Sugiono Soal Momen Bisik-bisik Prabowo ke Trump di KTT Mesir

Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:04 WIB
Respon Menlu Sugiono Soal Momen Bisik-bisik Prabowo ke Trump di KTT Mesir (Foto : Instagram.com)

Merespon sorotan publik, Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono kini angkat bicara terkait percakapan Trump dan Prabowo yang bocor ke publik.

Menurutnya peristiwa mikrofon bocor itu tidak perlu dibesar-besarkan. Sugiono menuturkan, pembicaraan antara dua kepala negara bisa saja mencakup hal formal maupun pribadi.

Sugiono menegaskan, perbincangan tersebut merupakan hal biasa antar kepala negara.

Baca Juga: Waspada! Suhu di Jabodetabek Diprediksi Tembus 32 Derajat Celsius Hari Ini

“Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara yang lain, berdua berdua itu biasa,” ujar Sugiono kepada awak media di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Menlu Sugiono menjelaskan, hubungan Prabowo dan Trump terjalin cukup lama.

Keduanya dinilai memiliki kedekatan personal yang membuat percakapan informal kerap terjadi.

“Karena dua-duanya juga teman lah ya,” kata Sugiono.

Baca Juga: Bocoran Bisik-bisik Prabowo ke Trump di KTT Mesir: Diduga Bahas Proyek Trump Organization hingga Spekulasi Isu Strategis

Menurut Sugiono, selama KTT di Sharm El Sheikh, Prabowo memang banyak berbincang dengan berbagai pemimpin dunia.

“Beliau juga, Pak Prabowo, Pak Presiden sering ngobrol berdua. Kemarin juga di saat menunggu di lounge itu beliau berbicara dengan banyak kepala negara dalam waktu yang sedemikian panjang menunggunya,” ungkapnya.

Selanjutnya Sugiono menegaskan, dirinya tidak mengetahui isi percakapan secara detail.

“Saya tidak tahu isi pembicaranya apa. Bisa jadi macam macam. Dan kalau misalnya ada hal hal khusus yang perlu ditindaklanjuti, pasti saya dikasih tahu,” jelasnya.

Menlu RI menambahkan, bila memang ada hasil pembicaraan yang menyangkut urusan diplomatik, maka tentu pihaknya akan menerima laporan resmi dari Presiden.

Kendati demikian, sejauh ini, tidak ada indikasi percakapan tersebut mengandung isu strategis.***

Halaman:

Tags

Terkini