INSIBERNEWS — Teka-teki yang sempat menyelimuti warga Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terkait ledakan dahsyat di permukiman mereka akhirnya terkuak.
Setelah serangkaian penyelidikan intensif, pihak kepolisian memastikan bahwa insiden yang merusak belasan rumah tersebut adalah murni akibat kebocoran tabung gas LPG 12 kg.
Kapolres Tangsel, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, dalam keterangannya beberapa waktu lalu, menjelaskan secara gamblang mekanisme di balik ledakan mematikan ini.
Baca Juga: Ayah Bantah Isu Kehamilan Nissa Sabyan, Publik Masih Ramai Berspekulasi
Gas dari tabung yang bocor terakumulasi di dalam ruangan tertutup, yakni dapur rumah warga berinisial Agus.
"Terakumulasi pada satu ruangan tertutup, yakni dapur, kemudian terpicu oleh kompor, sehingga kemudian terjadi ledakan," jelas Kapolres, mengonfirmasi hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan analisis forensik.
Ledakan yang terjadi sangat hebat, menimbulkan dampak kerusakan yang luas di sekitar lokasi kejadian, Jalan Talas II RT 03 RW 01, Pondok Cabe Ilir.
Baca Juga: AS Ancam Cabut Visa Presiden Kolombia Usai Orasi Pro-Palestina di New York
Tragisnya, ledakan tersebut menelan satu korban jiwa. Agus, pemilik rumah yang menjadi pusat ledakan, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Umum Tarakan.
Selain korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan kerusakan fisik yang masif. Data kepolisian menyebutkan bahwa setidaknya 13 rumah di sekitar kediaman Agus mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Meskipun hasil dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) sudah jelas menunjukkan penyebab ledakan adalah kebocoran gas, proses penyelidikan oleh kepolisian tidak berhenti.
Baca Juga: Dukung Bulan Peduli Kanker Payudara, Ivan Gunawan Hadirkan Koleksi Inspiratif di Pink Soiree 2025
Kapolres Inkiriwang menegaskan bahwa Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan masih terus bekerja mendalami kasus ini.
"Untuk penanganan perkara, saat ini masih ditangani oleh Sakresrim Polres Tangerang Selatan," ujar AKBP Victor.