news

Tiga Hari Pencarian, Fadli Korban Tenggelam di Sungai Kalimalang Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok

Sabtu, 27 September 2025 | 16:10 WIB
Ilustrasi garis polisi (AFP)

INSIBERNEWS - Setelah pencarian intensif selama tiga hari, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Fadli Abdul Yahya, warga Dusun Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

Fadli sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kalimalang bawah jembatan Badami, Kamis (25/9) sore, setelah nekat melompat dari atas jembatan.

Kabar ditemukannya korban disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan. Ia menjelaskan, pencarian melibatkan banyak unsur gabungan, mulai dari Dit Polairud Polda Jabar, Satpolairud Polres Karawang, Polsek Telukjambe Barat, hingga Basarnas, BPBD, PMI Karawang, Koramil, Tagana, dan sejumlah relawan.

Baca Juga: Bedu Akhirnya Buka Suara soal Perceraian, Siap Bicara ke Anak-anak

“Sejak laporan masuk, kami langsung lakukan penyisiran dengan lima rubber boat dan menyisir setiap sudut kali, termasuk area tumpukan eceng gondok yang kerap jadi titik sulit,” ungkap Cep Wildan, Sabtu (27/9).

Proses pencarian sempat berjalan dramatis karena korban sempat terlihat muncul ke permukaan usai melompat, namun tak lama kemudian tubuhnya kembali tenggelam terbawa arus. Beberapa warga yang berada di lokasi saat itu mengaku mendengar korban sempat berteriak meminta tolong.

Baca Juga: Bagnaia Raih Kemenangan Sprint Perdana di Motegi, Marquez Tetap Dekatkan Diri ke Gelar Juara Dunia

Tim gabungan bekerja tanpa henti, bahkan memperluas area pencarian hingga ke wilayah Cikarang Selatan. Arus sungai yang deras serta kondisi sungai yang dipenuhi eceng gondok membuat pencarian menjadi semakin sulit dan memakan waktu lebih lama.

Akhirnya, pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.50 WIB, korban ditemukan di daerah Pasir Sari, Cikarang Selatan, atau sekitar 15 kilometer dari titik awal ia dilaporkan tenggelam. Jasad Fadli ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut di tumpukan eceng gondok.

Baca Juga: Netanyahu Sambut Pidato Prabowo di PBB, Singgung Normalisasi Hubungan Israel dengan Dunia Muslim

Begitu ditemukan, jasad korban segera dievakuasi tim gabungan dan dibawa ke rumah duka. Suasana haru pun menyelimuti keluarga dan kerabat yang sudah menunggu sejak hari pertama kejadian.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan. Kami turut berduka cita atas musibah ini,” ujar salah satu anggota Basarnas yang terlibat langsung dalam pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar aliran sungai, apalagi Sungai Kalimalang yang dikenal memiliki arus deras dan kondisi dasar sungai yang sulit diprediksi.***

Tags

Terkini