INSIBERNEWS - Polisi terus memburu pelaku pembuangan bayi yang ditemukan di depan Griya Yatim & Dhuafa, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu (21/9).
Bayi perempuan yang lahir prematur itu sempat mendapat perawatan intensif, namun akhirnya meninggal dunia setelah bertahan selama 39 jam.
Baca Juga: Cukai Rokok 2026 Batal Naik, Menkeu Purbaya Siapkan Strategi Alternatif
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengatakan pihaknya sudah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil pengecekan, pelaku terlihat berpostur laki-laki, namun wajahnya tertutup helm sehingga sulit diidentifikasi.
"Kami sudah cek CCTV pada malam itu. Memang wajah pelaku tertutup, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelakunya," ujar Arfan di Jakarta, Jumat (26/9).
Baca Juga: Ungkapan Santai Kimberly Ryder Soal Pertemuan Baim Wong dan Paula Verhoeven Dalam Acara Yang Sama
Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang anak asuh panti pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, tubuh mungilnya berada di dalam goodie bag berwarna hitam, tanpa pakaian, dan hanya tertutup tisu di bagian pusar yang sudah terlepas.
Kondisinya sangat memprihatinkan. Dengan berat hanya 1,3 kilogram, bayi itu segera dibawa ke Puskesmas Palmerah untuk pertolongan awal.
Petugas kemudian merujuknya ke RSUD Tarakan agar bisa mendapatkan perawatan intensif di ruang PICU.
Baca Juga: Mom Hati-Hati! Pakai Bedak di Dekat Hidung Bayi Bisa Berakibat Fatal
Sayangnya, meski berbagai upaya medis sudah dilakukan, bayi tersebut akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Selasa dini hari setelah hampir dua hari berjuang. Kepergian bayi tak berdosa ini menimbulkan duka mendalam bagi para pengasuh panti dan warga sekitar.
Kasus ini juga memicu perhatian masyarakat. Banyak yang menyesalkan tindakan kejam orang tua atau pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri tanpa memikirkan keselamatan sang bayi. Warga berharap polisi bisa segera mengungkap identitas dan motif pelaku.
Baca Juga: Norwegia Donasikan Penjualan Tiket Laga Lawan Israel untuk Bantu Gaza
Pihak kepolisian sendiri sudah menurunkan tim khusus untuk menyelidiki lebih lanjut, termasuk menelusuri jejak pelaku melalui rekaman kamera di jalan sekitar serta kemungkinan adanya saksi yang melihat kejadian pada malam sebelum penemuan bayi.