news

Kronologi Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak hingga Hidung Patah, Minta Maaf usai Viral di Medsos

Senin, 22 September 2025 | 16:15 WIB
Tangkapan layar insiden pria diduga oknum TNI pukul ojol di Pontianak. (Instagram/si_enchann)

INSIBERNEWS - Belum lama ini viral di media sosial (Medsos), terkait aksi kekerasan yang dilakukan seorang pria yang diduga merupakan oknum anggota TNI (FA) terhadap pengemudi ojek online (Ojol) berinisial TS.

Dalam video yang beredar nampak bahwa seorang pengemudi ojol menjadi korban pemukulan oleh pengemudi mobil yang diduga seorang oknum anggota TNI.

Diketahui peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Perum 4, Panglima Aim, Pontianak Timur, Sabtu 20 September 2025.

Baca Juga: Puan Temui Perwakilan Buruh, Tuntutan UMP 2026 Naik hingga 10 Persen Disuarakan

Dilaporkan korban mengalami luka memar di wajah dan patah pada bagian hidung. Pengemudi ojol tersebut pun langsung menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak.

Video yang viral di jagad maya itu pun memancing perhatian masyarakat terutama para pengemudi ojol lainnya.

Aksi solidaritas sesama ojol pun sempat terjadi untuk menuntut keadilan atas peristiwa yang terjadi.

Baca Juga: Tesla Dapat Restu Uji Robotaxi di Arizona, Elon Musk Targetkan Jangkau Setengah AS

Ratusan pengemudi ojol mendatangi Markas Pomdam XII Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu 20 September 2025.

Para driver ojol tersebut ramai-ramai memprotes terkait dugaan insiden pemukulan yang terjadi.

Kejadian itu pun bisa diselesaikan dengan damai dan oknum TNI telah mengakui kesalahannya dan akan bertanggung jawab atas luka yang diderita pengemudi ojol.

Baca Juga: Alex Marquez Dapat Dukungan Penuh Ducati, Siap Gaspol dengan Motor Spek Pabrikan di MotoGP 2026

Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Mapomdam XII/Tanjungpura, Pontianak pada Sabtu 20 September 2025, FA akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

FA akui dirinya menyesal atas perbuatannya tersebut dan akan bertanggung jawab atas luka yang dialami korban.

Halaman:

Tags

Terkini